MAKASSAR, BKM — Even akbar berskala internasional F8 mulai dihelat hari ini, Rabu (7/9). Dipusatkan di Anjungan Pantai Losari. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dijadwalkan membuka.
Guna menyukseskan acara ini, persiapan telah dilakukan sejak beberapa pekan lalu. Hingga H-1, hampir semua materi serta kegiatan sudah siap untuk dipersembahkan. Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto secara khusus menyaksikan gladi resik pembukaan F8 di Anjungan Pantai Losari, Selasa (6/9).
Salah satu atraksi yang sangat menarik dan ditunggu-tunggu warga adalah aerobatic Sukhoi. Atraksi udara yang akan ditampilkan pada pembukaan F8 yakni dua unit Boeing 737-200, dua unit Sukhoi 27/30, satu C-130H Hercules, satu NAS-332 Super Puma, paramotor, dan penerjun Pasukan Gerak Cepat atau Pasgat.
Agar atraksi ini berjalan lancar dan tanpa hambatan, warga Kota Makassar diimbau untuk tidak menerbangkan drone maupun balon udara di beberapa wilayah sekitar penyelenggaraan event Makassar International Eight Festival and Forum (F8).
Imbauan itu dikeluarkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar sekaitan dengan adanya atraksi udara atau aerobatic pada acara pembukaan F8. “Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menerbangkan drone dan balon udara selama 2×24 jam,” ujar Kepala Diskominfo Kota Makassar Mahyuddin.
Beberapa wilayah yang masuk kawasan tersebut, kata Mahyuddin, yakni sepanjang Jalan Ahmad Yani-Riburane-Ujung Pandang-Penghibur-Metro Tanjung Bunga. Serta seluruh wilayah udara di Kecamatan Mariso, Tamalate, dan Ujung Pandang.
Selain itu, ada juga persembahan spesial yang akan ditampilkan seorang siswa penyandang disabilitas yang akan bernyanyi solo. Gadis bernama Nahlah Azizah, kelahiran Makassar 26 Juli 2006 akan menyanyikan sebuah lagu tradisional berjudul Ininnawa.
Putri dari Juanita Syarifuddin Aspa ini merupakan siswa kelas 11 SMA Golden Gate yang berlokasi di Jalan Lamadukelleng.
Ditemui di sela-sela gladi resik, Nahlah mengatakan untuk tampil di panggung F8, dirinya sudah berlatih sekitar tiga minggu. Dia mengaku sangat bersemangat untuk ambil bagian dalam perhelatan ini, karena akan disaksikan banyak orang serta sejumlah tamu penting.
“Saya sangat semangat karena berpartisipasi di panggung yang besar. Banyak orang yang menonton. Akan bertemu banyak artis lokal. Ada rasa gugup sih. Tapi setelah banyak latihan tidak gugup lagi,” ungkapnya.
Sementara itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Makassar telah mematangkan rekayasa lalu lintas menjelang pelaksanaan F8. Ratusan petugas akan ditempatkan di sejumlah titik untuk mengatur kondisi arus lalu lintas, agar kemacetan tidak mengular.
Dishub Makassar juga sudah menyediakan tempat atau kantong parkir bagi pengunjung maupun tamu undangan Makassar F8. Seperti di bekas Taman Gajah, digunakan sebagai parkiran kendaraan roda dua atau motor.
“Di eks Taman Gajah (Taman GMTD) satuan ruang parkirnya bisa menampung 200 motor,” kata Kepala Dishub Makassar Iman Hud.
Tidak jauh dari bekas Taman Gajah, tepatnya di Taman Samsat, juga dijadikan sebagai kantong parkir bagi kendaraan roda dua. Satuan ruang parkirnya dapat menampung 200 motor.
“Termasuk di dekat Kayu Bangkoa (sekitaran Hotel MGH) 150 satuan ruang parkirnya untuk roda dua,” sebut Iman Hud.
Untuk parkiran kendaraan roda empat atau mobil, Dishub Makassar telah menyiapkan tempat di area kawasan CoI, sisi utara. Bisa menampung 200 mobil.
“Ini sebagai titik parkiran utama atau VIP. Titik parkir utama ini, di hari pembukaan Makassar F8 juga bakal dijadikan tempat pendaratan pasukan terjun payung Sehingga, difungsikan sekitar pukul 18.00 Wita atau jam 6 sore,” jelas Iman Hud.
Dishub Makassar juga menutup sebagian ruas Jalan Penghibur dan Lamadukelleng. Penutupan sebagian Jalan Lamadukelleng untuk dijadikan sebagai tempat parkiran kendaraan.
“Sekitar 300 personel akan ditempatkan di lokasi yang sudah ditentukan untuk mengarahkan kendaraan ke jalur yang sesuai dengan rekayasa lalu lintas. Tentunya untuk mengurai kemacetan,” kunci Iman Hud.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Makassar Syafran menambahkan, di titik parkiran utama roda dua, juga merupakan area pintu masuk satu bagi pengunjung Makassar F8. “Ada tambahan terkait penyediaan kantong-kantong parkir roda empat, sebagian besar dialokasikan ke kawasan CPI, akan dikoordinasikan agar dekat Lego-lego dijadikan kantong parkir (roda empat). Terkait operasional parkir, Dishub berkoordinasi dengan PD Parkir,” tambahnya.
Pelaksanaan Makassar F8 bakal berlangsung selama lima hari di pelataran anjungan Pantai Losari, yakni 7 hingga 11 September 2022. (rhm)

