MAKASSAR, BKM — Yayasan Jantung Indonesia (YJI) menggelar Indonesia Heart Bike 2022 di Kota Makassar. Ratusan orang, termasuk lanjut usia (lansia) turut memeriahkan olahraga bersepeda hingga senam menyambut Hari Jantung Sedunia.
Kegiatan yang digelar atas kerja sama Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (Perki) ini resmi dibuka di Lapangan Karebosi, Minggu (18/9). Para pesepeda dilepas oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.
“Antusias masyarakat mulai pra lansia sampai lansia itu luar biasa menyambut kegiatan ini. Hari ini ada 300-an lebih peserta untuk senam jantung. Ada juga peserta pesepeda sekitar 250-an orang,” kata Ketua Panitia Indonesia Heart Bike 2022, Meity Rahmatia
.
Meity menjelaskan, kegiatan ini serentak dilaksanakan pada delapan kota di Indonesia. Selain Kota Makassar, juga berlangsung di Jakarta, Malang, Surabaya, Denpasar, Semarang, Bandung, dan Medan.
”
Gubernur Sulsel hadir sebagai bentuk support. Apalagi kegiatan ini juga sebagai dukungan terhadap gerakan Anti Mager (Malas Gerak) milik Pemprov Sulsel,” sebutnya.
Meity menjelaskan, kegiatan olahraga sangat penting, apalagi untuk jantung. Sebab penyakit tak mengenal usia. Pihaknya berharap Indonesia Heart Bike jadi ajang sosialisasi kepada masyarakat agar lebih aktif lagi bergerak dan mengurangi risiko jantung.
“Sekarang banyak masyarakat yang masih muda, apalagi yang tua tiba-tiba drop karena jantung. Itu kadang tidak terdeteksi. Tapi kalau kita menstimulasi dengan ilmu pengetahuan seperti ini olahraga misalnya, ada tanda-tanda serangan jantung itu bisa diketahui sejak awal,” ujarnya
.
Sementara perwakilan dari YJI Pusat, Robert menyampaikan bahwa kegiatan Indonesia Heart Bike diisi dengan berbagai kegiatan. Mulai dari fun bike, senam bersama, penyuluhan kesehatan jantung, hingga sosialisasi bantuan hidup dasar (BHD).
“Yayasan Jantung Indonesia ikut berperan memberikan informasi kesehatan dengan cara mengadakan kegiatan promotif, dengan harapan semakin banyak masyarakat sadar bahwa dengan berolahraga akan berdampak baik pada kinerja jantung dan mengurangi risiko penyakit jantung,” ucap Robert.
YJI selama ini terus menyosialisasikan kepada masyarakat tentang panca usaha jantung sehat. Program edukasi itu meliputi seimbang gizi, enyahkan rokok, hindari stress, awasi tekanan darah, dan teratur berolahraga.
“Jantung ini merupakan motor penggerak kehidupan manusia sehingga penting untuk dijaga. Fungsinya sangat vital, maka kesehatan jantung mesti terus dijaga,” imbuhnya.
Sementara, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyemangati para pesepeda yang ikut memeriahkan Indonesia Heart Bike 2022. Menurutnya, bersepeda merupakan salah satu bentuk olahraga untuk menjaga kesehatan jantung.
“Semangat terus menjaga kesehatan. Turut senang dengan semangat tinggi para peserta untuk menjaga jantung yang sehat, salah satunya dengan bersepeda,” ungkapnya.
Terlebih dalam peserta Indonesia Heart Bike ini para pasepeda berdonasi. Denyut jantung selama bersepeda akan dikonversi menjadi jumlah donasi yang akan dikumpulkan untuk bantuan intervensi, rehabilitasi, serta deteksi dini pada anak-anak dengan Penyakit Jantung Bawaan (PJB) dari keluarga prasejahtera.
Dalam kesempatan itu, Andi Sudirman berbagi hadiah dua unit sepeda kepada peserta laki-laki berusia 74 tahun bernama Ibrahim, dan peserta perempuan berumur 58 tahun. (jun)

