pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Duel Maut Gegara Sakit Hati, Satu Tewas

GOWA, BKM — Duel maut yang berawal dari penganiayaan seorang petani berinisial BT (50) oleh tetangganya sesama petani RN (55), membuat geger warga di Jenemadinging, Desa Kampili, Kecamatan Pallangga, Gowa, Minggu (18/9) pukul 18.00 Wita.

Peristiwa ini pun berakhir dengan tewasnya BT sesaat setelah tiba di IGD RSUD Syekh Yusuf, Sungguminasa, Gowa. Ia menemui ajal dengan luka terbuka pada bagian perut.
Kapolsek Pallangga AKP Abd Hakim yang dikonfirmasi, Senin (19/9) pagi mengatakan, untuk kasus tersebut, pihaknya telah menyerahkan sepenuhnya ke Polres Gowa. “Kami sudah menyerahkan kasus ini ke Satreskrim Polres Gowa,” ujarnya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Gowa AKP Burhan melalui telepon selularnya, kemarin siang mengatakan kasus ini tengah diproses.

” Motifnya sakit hati. Terduga pelaku sudah ada di polres. Dia menyerahkan diri ke Polsek Pallangga saat itu juga dan sekarang kami melakukan proses hukumnya,” kata AKP Burhan.
Terkait kejadian ini, polisi telah mengambil keterangan saksi di TKP berisial BN (53), seorang petani dan bertempat tinggal di Jenemadinging.

Kasat Reskrim mengurai kronologi kejadian berdasarkan keterangan terduga pelaku RN.

Sebelum kejadian, korban BT mendatangi rumah terduga pelaku sebanyak dua kali, tapi ia sedang tidak ada di rumahnya. RN tengah berada di tempat pembuatan ballo (tuak). BT kemudian mendatangi RN di lokasi tersebut.
Namun, kondisi tidak memungkinkan korban untuk berduel dengan terduga pelaku lantaran di tempat itu masih ada orang lain. Akhirnya BT kembali ke rumahnya. Ternyata, belakangan RN yang balik mendatangi rumah BT.

“Saat bertemu, terduga pelaku langsung bersuara nada tinggi menanyakan alasan korban mencarinya. Kenapa kamu mau bunuh saya, apa salahku? Tapi menurut terduga pelaku, pernyataannya itu malah dibalas tindakan oleh korban BT yang langsung memaranginya sebanyak dua kali. Merasa nyawanya terancam, RN menusuk korban sebanyak tiga kali dengan menggunakan pisau yang dipakai untuk bikin tuak. Setelah menikam korban, terduga pelaku langsung ke polsek menyerahkan diri,” papar Kasat Reskrim.

Peristiwa itu, menurut saksi BN, diketahuinya setelah anak menantu korban berinisial RT datang berteriak minta tolong, sehingga saksi segera langsung menuju TKP.

Di TKP, BN melihat korban BT sudah bersimbah darah dan terlihat luka menganga di bagian perutnya. Ia pun dilarikan ke Puskesmas Kampili lalu dirujuk ke RSUD Syekh Yusuf.

Namun, pukul 19.05 Wita saat korban BT dalam perjalanan menuju rumah sakit, ia mengembuskan napas terakhirnya. Dari RSUD mayat korban lalu dibawa ke rumah duka menggunakan mobil ambulans. Luka korban selain di bagian perut, juga pada lengan kiri, dan luka terbuka pada tulang rusuk. (sar)




×


Duel Maut Gegara Sakit Hati, Satu Tewas

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link