pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

MAROS, BKM — Ratusan anggota (PMR) mengikuti Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) 2022 selama empat hari, yakni dari tanggal 21 sampai 25 September 2022. Jumbara yang dibuka Bupati Maros, AS Chaidir Syam, di Lapangan Manunggal, Desa Pucak, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros.
Bupati Maros As Haidir Syam membuka Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) 2022 yang diikuti ratusan anggota Palang Merah Remaja (PMR) yang digelar selama empat hari (21-25/9/2022) di lapangan Manunggal, Desa Pucak, Kec Tompobulu,Maros.

Pada pembukaan kegiatan ini, para peserta berparade dan menunjukkan yel-yel kontingen masing-masing di hadapan Bupati Maros, Chaidir Syam. Selain itu, mereka juga menunjukkan aksi pemberian pertolongan pertama.
Bupati Maros, Chaidir Syam, mengatakan, kegiatan ini rutin dilaksanakan PMI Maros tiap tahunnya. Ia pun mengapresiasi tingginya antusiasme anggota PMR di Kabupaten Maros untuk mengikuti kegiatan ini. Chaidir menuturkan, ada 15 kontingen tingkat Wira (SMA) dan 4 kontingen Madya (SMP) yang mengikuti kegiatan ini.

”Total ada 19 kontingen dengan jumlah peserta mencapai 720 orang,” katanya,
Ia menyebutkan, akan ada berbagai kegiatan yang dilakukan dalam Jumbara kali ini, seperti lomba pertolongan pertama dan pasang bongkar tandu. Ketua PMI Maros ini menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk mengasah kembali pengetahuan peserta tentang kepalangmerahan.
”Selain berkemah, dalam kegiatan ini juga akan dilakukan perlombaan baik tingkat madya maupun wira untuk mengasah pengetahuan kepalangmerahan peserta,” ujarnya.

Tak hanya itu, Chaidir menyebutkan, Jumbara Kabupaten ini sebagai ajang untuk mempersiapkan anggota PMR Maros menghadapi Jumbara Provinsi dan Jumbara Nasional yang akan digelar dalam waktu dekat.
”Infonya Jumbara Provinsi dan Nasional akan digelar dalam waktu dekat. Jadi ini hitung-hitung sebagai ajang latihan anggota PMR kita,” tuturnya.
Kegiatan PMI ini, sambungnya, landasannya kemanusiaan. ”Kita berharap anak-anak ini dari kecil di pupuk sehingga kepedulian mereka terhadap apa yang terjadi di sekelilingnya akan terus dikembangkan sehingga kalau ini menjadi virus yang baik akan menularkan kebaikan-kebaikan yang lain,” harapnya. (ari/c)




×


Bagikan artikel ini melalui

atau copy link