MAKASSAR, BKM — Kereta Api Andalan Celebes kini telah beroperasi. Sekali sehari akan melayani rute stasiun Garongkong, Barru ke stasiun Mangilu, Pangkep pergi pulang. Tidak dipungut biaya alias gratis saat menumpanginya. Jadwalnya, pukul 11.30 Wita dari stasiun Garongkong ke Mangilu. Selanjutnya, pada pukul 15.30 Wita pada rute sebaliknya.
Pengoperasian secara resmi kereta api rute Barru-Pangkep ini berlangsung pada Sabtu (29/10). Dihadiri Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Kereta Api Kementerian Perhubungan Zulmafendi, dan Kepala BPKA Sulsel Andi Amanna Gappa.
Gubernur yang menumpang kereta api, menegaskan proyek kereta api ini tidak bisa berhenti.

“Intinya (proyek kereta api Sulsel) tidak ada ini berhenti. Harus jalan terus,” ujarnya.
Apalagi, kata dia, ini termasuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dilaksanakan secara multiyears.
“Ini kan multiyears dan program presiden. Kita di provinsi dan kabupaten/kota mensupport, bagaimana ini beroperasi,” ujarnya.
Plt Dirjen KA Kemenhub Zulmafendi menjelaskan, pembangunan rel kereta api Sulsel masih dalam pengerjaan dan belum masuk di Kota Parepare.
Saat ini, kereta api Makassar-Parepare baru dibuka untuk rute Barru-Pangkep.
Sementara untuk rute Barru-Maros, pengerjaannya bakal dilanjutkan pada November. Diketahui, panjang rute Makassar-Parepare sekitar 140 kilometer. Sementara rel kereta api Sulsel saat ini masih sepanjang 110 kilometer.
”Untuk saat ini progres kereta api untuk sampai ke Parepare belum dikerjakan, karena fokus penyelesaian rute Mandai-Barru.
Tahap ini diselesaikan dulu. Sabar, Insyaallah yah,” terang Zulmafendi usai menaiki kereta api.
Kepala BPKA Sulsel Andi Amanna Gappa menyebutkan, panjang rel kereta api Sulsel saat ini masih di angka 110 kilometer.
“Saat ini, (rel kereta api) sudah sekitar 110 kilometer,” ujarnya.
Sementara panjang keseluruhan rel kereta api Makassar-Parepare ini 140 kilometer. Itu artinya, masih ada sekitar 30 kilometer yang belum dikerjakan.
“Total itu nanti sampai Mandai sekitar 140 kilometer ke arah Makassar-Parepare,” jelasnya.

Kehadiran kereta api Sulsel in i diharapkan dapat memudahkan perjalanan bagi masyarakat. Namun, saat ini akses menuju stasiun kereta api belum dimaksimalkan.
Apalagi jarak dari jalan poros menuju stasiun terbilang jauh.
Misalnya, dari jalan poros Pangkep menuju stasiun Mangilu, Pangkep berjarak sekitar 13 kilometer. Sementara, jarak dari jalan poros Barru menuju stasiun Garongkong Barru kurang lebih 4,2 kilometer.
Andi Amanna Gappa menerangkan, persoalan akses menuju stasiun kereta masih sementara dibahas dengan para bupati.
Ia mengaku, pihaknya menyarankan agar ada angkutan lanjutan untuk para calon penumpang kereta api menuju stasiun.

“Ini yang lagi dibahas dengan para bupati, supaya disiapkan juga feedernya. Ada angkutan lanjutan yang melayani penumpang masuk ke dalam stasiun,” kata Amanna Gappa.
(jun)

