pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Calon Kepsek Ikut Assesmen CAT di Tanah Suci dan RS

MAKASSAR, BKM — Assesmen calon kepala sekolah memasuki tahap Computer Assisted Test (CAT) dan pembuatan makalah. CAT dilaksanakan selama dua hari, 1-2 November 2022 di Hotel Karebosi Premier Makassar.
Hari pertama CAT diperuntukkan bagi peserta assesmen calon kepala Sekolah Dasar (SD). Tes dilaksanakan kemarin. Jumlah peserta yang ikut sebanyak 305 orang. Dibagi dalam dua sesi.

Sesi pertama dilaksanakan pagi hingga siang diikuti peserta nomor urut 1-160. Sementara sesi 2 siang hingga sore, diikuti oleh peserta dengan nomor urut 161-305.
Hari kedua, Rabu (2/11), tahapan seleksi untuk calon kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP). Seleksi hanya berlangsung satu hari karena jumlahnya hanya 80 orang.
Dalam CAT tersebut, peserta harus menyelesaikan 100 soal multiple choice dengan waktu 100 menit. Setelah itu dilanjutkan dengan penulisan makalah dengan waktu 30 menit.

Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Muhyiddin Mustakim, mengatakan pada pelaksanaan CAT untuk calon kepala SD, ada satu peserta yang harus mengikuti ujian dari Tanah Suci karena yang bersangkutan sedang melaksanakan ibadah umrah.
“Kita coba fasilitasi dengan video streaming dan mengirim aplikasi soalnya. Jadi dia mengerjakannya dari Tanah Suci. Kita maklumi, karena yang bersangkutan sedang menjalankan ibadah. Itu haknya,” kata Muhyiddin.
Sementara, ada satu orang lagi yang terpaksa harus mengerjakan soal CAT di rumah sakit karena yang sedang dirawat karena tipes. “Jadi kita utus beberapa orang mendampingi yang bersangkutan untuk CAT,” tambahnya.
Dia melanjutkan, dari 330 pelamar calon kepsek jenjang SD, hanya 305 yang memenuhi syarat dan lulus seleksi administrasi. Sementara untuk SMP, dari 93 pelamar hanya 80 yang lulus administrasi.

“Ada beberapa calon yang berusaha untuk mengelabui tim seleksi dengan menyamarkan usianya dan mengupload sertifikat yang kabur sehingga tidak bisa terbaca. Dan ternyata ada yang mengupload sertifikat fasilitator. Bukan sebagai guru penggerak,” tambahnya.
Tim Pertimbangan Assesmen Calon Kepala Sekolah yang juga Sekkot Makassar Muh Anshar, menjelaskan asessmen ini dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan para calon kepala sekolah dalam memahami dan mengetahui tugas pokok dan fungsi-fungsinya. Selain itu, melalui seleksi yang dilakukan ini, diharapkan mereka dapat memahami visi dan misi wali kota dan wakil wali kota.
“Kan lucu kalau ada pegawai Pemkot, termasuk calon kepala sekolah yang tidak tahu visi misi pimpinan,” ungkapnya.
Khusus ke Disdik, dia memberi apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya assesmen. “Ini merupakan satu lompatan cari untuk menyaring dan mendapatkan kepala sekolah yang berkualitas,” tambah Muh Anshar.

Dikonfirmasi terpisah, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto mengakui jika sejauh ini masih ada kepala sekolah yang tidak paham terkait 18 revolusi pendidikan. Dia berharap melalui assesmen ini, para calon kepala sekolah mulai memahami apa yang menjadi target dan apa yang harus dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Dia mencontohkan, revolusi pendidikan yang belum berjalan maksimal seperti satu anak satu olah raga, dan masih banyak lagi. “Inilah salah satunya akan diuji. Misalnya satu anak satu olahraga, jalan ndak itu. Kita berharap mendapatkan kepala sekolah yang berkualitas. Kita benahi sekarang dengan serius masalah pendidikan. Anak-anak kita berbakat. Kondisi bagaimana. Penerapan kurikulum yang betul-betul baik,” tandas Danny. (rhm)



×


Calon Kepsek Ikut Assesmen CAT di Tanah Suci dan RS

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link