MAKASSAR, BKM — Menyemarakkan perayaan HUT ke-415 Kota Makassar, Rabu (9/11),seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup pemkot, khususnya yang berada di garda terdepan dalam pelayanan publik mengenakan pakaian adat dari berbagai suku yang ada di Sulawesi Selatan. Bukan hanya itu, para pelajar juga tidak mau ketinggalan untuk berbaju adat ke sekolah.
Kantor pemerintah, sejumlah BUMN, swasta, kafe, hotel, dan resto pun ikut ambil bagian mengenakan baju adat di hari jadi ibu kota Sulsel. Seperti yang terpantau di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Makassar di Jalan Teduh Bersinar. Seluruh pegawai di kantor pelayanan publik itu mengenakan aneka baju adat daerah. Seperti kebaya, baju bodo, baju adat Toraja, dan lainnya.
Kepala Dinas Dukcapil Makassar Muh Hatim Salam menjelaskan nuansa kearifan lokal sangat terasa. “Suasananya terasa berbeda,” ungkap Hatim, kemarin.
Warga yang datang untuk mengurus dokumen kependudukan pun merasa lebih ‘fresh’ melihat pegawai Dukcapil mengenakan baju adat.
Hal yang sama juga ditemui di sekolah-sekolah. Murid-murid tampak antusias mengenakan baju adat ke sekolah. Seperti murid SD Inpres PAM.
Walaupun baju adat cukup ribet dan sedikit mengganggu aktivitas murid, namun mereka tetap menikmati momen itu. Murid tetap bermain mengenakan baju adat saat jam istirahat.
Di salah satu kafe yang ada di bilangan Jalan Yusuf Dg Ngawing, sejak pagi, pegawainya juga mengenakan baju adat dalam melayani pengunjung.
Puncak perayaan HUT ke-415 Kota Makassar digelar Rabu (9/11) malam di Lapangan Karebosi. Dihadiri sejumlah tamu penting. Di antaranya Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan Ketua TP PKK Sulsel, sejumlah bupati/wali kota se-Sulsel, unsur forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tamu dari sejumlah negara sahabat. Tak tak ketinggalan peserta Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi).
Acara berlangsung semarak dengan beragam kegiatan yang sudah dipersiapkan jauh hari sebelumnya. Ada sejumlah pertunjukan yang disajikan. Di antaranya drumband IPDN dan Satpol PP, parade tujuh lorong wisata, parade berkuda, parade musik bambu, barongsai, marawis, parade delapan kecamatan, dan persembahan Tari Kalompoang Pa’rasanganta yang dibawakan seratusan pelajar SMP se-Kota Makassar. Tamu undangan juga dihibur oleh penampilan vokalis Padi, yakni Fadly.
Puncak HUT ke-415 Kota Makassar dilaksanakan serentak di seluruh lorong wisata. Mereka yang ada di lorong wisata menyaksikan secara live streaming perayaan HUT kota yang digelar di Lapangan Karebosi dengan mengenakan pakaian adat. (rhm)

