MAKASSAR, BKM — Persaingan masih ketat di Grup B Piala Dunia 2022 Qatar. Timnas Inggris yang akan bersua dengan Wales pada Rabu dinihari (30/11), akan berjuang meraih poin penuh di laga terakhir babak fase grup. Derbi Britania digelar di Stadion Ahmad bin Ali, Al Rayyan, Qatar.
Inggris hanya mendapat tambahan satu poin dari laga kedua Grup B melawan Amerika Serikat. Bertanding di Al Bayt Stadium, Al Khor, Sabtu (26/11) dinihari, The Three Lions ditahan imbang 0-0. Dengan tambahan satu angka, Inggris masih memimpin klasemen Piala Dunia 2022 dengan empat poin di posisi pertama Grup B. Amerika Serikat ada di posisi ketiga dengan dua poin.
Sementara itu, Iran menempati urutan kedua dengan tiga poin usai menang 2-0 atas Wales beberapa jam sebelumnya. Sedangkan Wales jadi juru kunci dengan satu poin.
Keempat tim di Grup B masih berpeluang untuk lolos dari fase grup Piala Dunia 2022. Hasil seri melawan Wales di laga terakhir sudah bisa memastikan Harry Kane dan kawan-kawan lolos. Sementara itu, Wales wajib menang atas Inggris jika ingin membuka peluang lolos ke babak 16 besar. Tak cuma menang, Gareth Bale dan kawan-kawan juga harus menang dengan selisih minimal empat gol untuk menyingkirkan Inggris.
Wales tidak akan bisa diperkuat Wayne Hennessey usai dirinya mendapatkan kartu merah di pertandingan menghadapi Iran. Sementara Joe Allen berpotensi diturunkan usai dirinya pulih dari cidera.
Di Inggris, Harry Kane masih belum tentu bisa ambil bagian dalam pertandingan ini. Rotasi juga bisa saja dilakukan Gareth Southgate demi timnya bisa mengunci satu tempat di babak 16 besar. Saat ini mereka mengantongi empat poin dan bertengger di pucuk tabel. The Three Lions tak terkalahkan dalam dua laga terakhir, dengan satu hasil imbang dan satu kemenangan. Karenanya, mereka lebih diunggulkan untuk menang di pertandingan pemungkas.
Sementara timnas Wales membawa beban berat jelang laga pemungkas penyisihan Grup B. Tim berjuluk The Dragons itu harus memetik kemenangan jika ingin lolos ke babak 16 besar. Namun, di sisi lain, mereka juga mesti menunggu hasil pertandingan lain antara Iran vs Amerika Serikat.
Wales berhak lolos ke babak berikutnya jika berhasil menang telak atas Inggris, minimal dengan selisih tiga gol. Sementara itu, laga lain yang mempertemukan Iran vs AS, harus berakhir imbang. Situasi menjadi rumit apabila Wales berhasil menang telak tetapi di sisi lain Iran atau AS juga memetik kemenangan. Dengan skenario itu, Wales dipastikan gugur dan terpaksa harus pulang lebih dulu. Namun, ambisi Wales untuk memetik kemenangan telak atas Inggris diprediksi bakal sulit diraih. Dari segi komposisi pemain, mereka jelas tak lebih baik dibanding The Three Lions. Ranking FIFA juga condong pada keunggulan Inggris. Skuad asuhan Gareth Southgate saat ini menempati urutan ke-5 sebagai tim nasional terbaik dunia, sementara Wales tertahan di peringkat 19.
Selain itu, motivasi bermain para punggawa Wales saat ini sedang tereduksi. Catatan belum pernah menang dalam dua laga beruntun jelas menurunkan semangat Gareth Bale dan kawan-kawan. Namun, ini merupakan partisipasi pertama Wales di Piala Dunia sejak terakhir kali pada 1958 silam.
Gareth Bale dan kawan-kawan tentu tak ingin menyia-nyiakan kesempatan untuk berbicara banyak di Piala Dunia edisi kali ini. Di kubu seberang, Inggris tak punya kekhawatiran jelang laga nanti. Apapun hasilnya, mereka sudah dipastikan lolos ke babak sistem gugur.
Namun, The Three Lions diprediksi masih akan menargetkan kemenangan guna bisa bertengger sebagai juara grup. Jika itu berhasil diraih, mereka diproyeksikan bakal bersua tim penghuni runner-up dari grup lain.
Wales vs Inggris Wales kemungkinan akan memasang strategi menyerang total di laga nanti. Pasalnya, hanya kemenangan tekak yang akan mengantar mereka lolos ke babak berikutnya, meskipun hasil laga lain juga memengaruhi. Pertaruhan hidup-mati ini akan mereka tunjukkan lewat formasi 3-5-2. Sementara itu, Inggris berpeluang memasang para pemain muda yang selama ini memenuhi bangku cadangan. Raheem Sterling dan kolega juga diprediksi bakal tampil tanpa beban sebab tiket 16 besar sudah berada di tangannya. Gareth Southgate kemungkinan besar akan memasang skema 4-2-3-1, dengan Harry Kane sebagai ujung tombang. Bomber Tottenham Hotspur itu diproyeksikan bakal disokong oleh tiga gelandang serang yakni Raheem Sterling, Mason Mount, dan Bakayo Saka.
Prediksi Pimpinan Parpol
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi Sulawesi selatan Dr Affandi Agusman Aris memberikan prediksi kemenangan pada laga Inggris versus Wales. Ia condong condong pada keunggulan The Three Lions.
Menurut Affandi, timnas Wales telah menjalani dua pertandingan di Piala Dunia 2022. Laga pembuka melawan Amerika Serikat (AS) berakhir imbang 1-1. Namun, pada matchday dua, mereka tumbang 0-2 di tangan Iran. Kenyataan ini membuat mereka terdampar di dasar klasemen Grup B dengan raihan satu poin. Peluang mereka untuk lolos ke babak berikutnya juga semakin tipis. Apalagi, di laga pemungkas nanti mereka akan menghadapi tim kuat Inggris.
Affandi mengemukakan, Inggris punya modal bagus untuk bisa lolos ke 16 besar. Saat ini mereka mengantongi empat poin dan bertengger di pucuk tabel. The Three Lions tak terkalahkan dalam dua laga terakhir, dengan satu hasil imbang dan satu kemenangan. Karenanya, mereka lebih diunggulkan untuk menang di pertandingan pamungkas.
“The Three Lions dipediksi akan memenangkan pertandingan dengan Hasil 2-0. Kita tunggu hasilnya di pertandingan Rabu, 30 November 2022,” ujar mantan anggota DPRD Sulsel ini, Senin (28/11).
Hal sama disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gelora Kota Makassar Muttaqien Yunus. “Saya prediksi Inggris akan unggul 4-1. Karena pemain mereka memiliki skill lebih baik jika berdasarkan statistik serta keberhasilan di game pertama membantai Iran dengan skor 6-2,” terangnya. (rif)

