pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Polisi Periksa Delapan Saksi

Motif dan Pelaku Dugaan Pembunuhan Belum Terungkap

BANTAENG, BKM — Penyebab kematian Hj Hamsatun Dg Te’ne (80), hingga saat ini belum terungkap. Polisi sudah memeriksa delapan orang saksi. Hanya saja, Humas Polres Bantaeng tidak merilis identitas saksi yang dimintai keterangan.

Kapolres Bantaeng AKBP Andi Kumara, memimpin langsung gelar kasus, Jumat (6/1). Sebelumnya, penyidik melakukan olah TKP dan visum dilanjutkan dengan otopsi jenazah almarhumah di RS Bhayangkara Makassar.
Ketua RW 05, Kelurahan Bonto Rita, Kecamatan Bissappu, Maring mengaku dirinya sudah dimintai keterangan oleh polisi. “Saya selaku ketua RW sudah diperiksa polisi sebagai saksi,” ujarnya.
Dikemukakan Maring, selain dirinya, polisi juga sudah memeriksa anak-anak almarhumah dan cucunya. “Semua anak almarhumah dan cucunya sudah diperiksa,” ungkapnya.

Dalam kesaksiannya, Maring menceritakan, pada Selasa (3/1) pukul 09.00 Wita, dia melihat almarhumah sedang memungut sampah di pinggir jalan depan rumahnya. Kemudian, di hari yang sama, yakni sesudah salat Ashar, salah seorang anak perempuan almarhumah melihat ibunya sedang duduk santai di teras rumahnya dalam keadaan sehat.
Seperti diberitakan, Hamsatun Dg Te’ne, warga Pattonga, RW5 Kelurahan Bonto Rita, Kecamatan Bissappu, ditemukan meninggal di dalam kamarnya dengan kedua tangan dan kakinya terikat, Rabu (4/1) pukul 18.30 Wita. Saat itu beredar isu kalau dia telah menjadi korban perampokan disertai pembunuhan.
Menurut Kapolres, Sabtu (7/1), pihaknya melakukan penyelidikan secara maraton dengan harapan segera dapat mengungkap penyebab pasti kematian Hj Te’ne. (wam/c)




×


Polisi Periksa Delapan Saksi

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link