MAKASSAR, BKM — Tak ada angin tak ada hujan, sebatang pohon tertiba tumbang di kawasan Taman Budaya Benteng Somba Opu, Desa Pattung, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Kamis siang (12/1). Akibat kejadian tersebut, seorang pria bernama Andi Asrul, warga Jalan Teluk Bayur, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar meninggal dunia di dalam mobil yang tertimpa pohon besar tersebut. Upaya evakuasi korban yang berusia 38 tahun itu dilakukan selama satu jam lebih oleh tim dari Rescue Dinas Pemadam Kebakaran Makassar yang berjumlah 10 orang.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Makassar, Hasanuddin menjelaskan lokasi pohon tumbang sebenarnya sudah masuk dalam kawasan Kabupaten Gowa. Namun, pihak Damkar Makassar yang mendapat laporan terkait peristiwa itu pada pukul 13.15 Wita, kemarin memutuskan untuk berangkat melakukan penanganan, dengan pertimbangan lokasi kejadian lebih dekat dengan Makassar dibanding pos Damkar Kabupaten Gowa.
“Jadi, sebelum kami melakukan penanganan, sudah minta izin terlebih dahulu dengan Damkar Gowa,” ungkap Hasanuddin, Kamis (12/1).
Dia melanjutkan, tim dengan peralatan lengkap meluncur ke lokasi kejadian tidak berselang lama setelah laporan masuk. Tiba di TKP, petugas Damkar dibantu aparat kepolisian setempat langsung melakukan proses evakuasi terhadap korban yang berada dalam mobil bernomor polisi DD 153 KA dalam kondisi tertindih pohon.
Batang pohon yang menimpa mobil menyebabkan bagian atas mobil ringsek. Mobil tersebut diindikasikan sebagai taksi daring, karena di kaca bagian belakang terdapat stiker besar milik salah satu operator taksi online.
Petugas Damkar cukup kesulitan untuk melakukan evaluasi terhadap korban yang sudah tidak bernyawa. Selain memotong bagian per bagian pohon yang menimpa kendaraan bercat biru itu, petugas Damkar juga terpaksa memotong mobil tersebut menggunakan peralatan RTA. “Jadi terpaksa mobil dipotong-potong menggunakan peralatan RTA,” lanjut Hasanuddin.
Korban berhasil dievakuasi setelah petugas Damkar berusaha memindahkan pohon yang menimpa mobil dan mengeluarkan korban dalam kondisi meninggal dunia.
Sementara itu, Seksi Pengendali Operasi Penyelamatan Pemadam Kebakaran (Damkar) Makassar Idham Khalid mengatakan, upaya evakuasi dilakukan dibantu oleh anggota Polsek Barombong. Dia mengaku, petugas cukup kesulitan dalam melakukan evakuasi karena pohon yang tumbang cukup besar.
Selain itu, pohon tumbang itu jatuh tepat di tengah-tengah kendaraan sehingga pemotongan pohon harus diperhitungkan dengan matang. “Jadi proses evakuasi dilakukan sekitar satu jam,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolsek Barombong AKP Muhammad Aidil, mengatakan evakuasi terhadap korban berjalan dramatis karena jasad korban terhimpit batang pohon yang cukup besar. “Korban waktu itu sementara istirahat di dalam mobil. Tiba-tiba pohon tumbang dan menimpa mobil dan korban yang ada di dalamnya,” tandas Muhammad Aidil.
Usai dievakuasi, jasad korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk divisum. Sementara mobil yang ringsek tertimpa pohon dan telah terpotong langsung diamankan petugas. (rhm)

