MAKASSAR, BKM — Presiden Joko Widodo diagendakan melakukan kunjungan kerja ke Sulawesi Selatan hari ini, Rabu (29/3) hingga Kamis (30/3). Beberapa tempat akan didatangi selama dua hari berada di daerah ini.
Ada tiga daerah kabupaten/kota yang menjadi lokasi kunjungan kerja Presiden Jokowi. Yakni di Kota Makassar, Kabupaten Maros, dan Luwu Timur.
Sehari sebelum orang nomor satu itu ke Sulsel, digelar Rapat Koordinasi dipimpin Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Totok Imam Santoso. Rakorwil dan Rakor Pengamanan VVIP kunker presiden bersama Iriana Jokowi berlangsung di Manunggal Mini Kodam XIV Hasanuddin, Jalan Urip Sumohardjo, Selasa (28/3).
Turut hadir dalam rapat tersebut Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Muhammad Saiful dari Sekretariat Kepresidenan, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, dan Bupati Maros Chaidir Syam.
Dalam rapat, Muhammad Saiful dari Sekretariat Kepresidenan menyampaikan jadwal kunjungan kerja Presiden RI Jokowi selama di Sulsel. Di hari pertama kunjungan kerjanya di Sulsel, Presiden Jokowi diagendakan ke Kabupaten Maros dan Kota Makassar.
Di Maros, ada beberapa titik yang dikunjungi. Yakni Pasar Tramo, Depo Kereta Api Maros sekaligus meresmikan jalur Kereta Api Maros-Barru.
Presiden Jokowi juga akan melakukan uji coba jalur kereta api menuju Stasiun KA Rammang-Rammang, dan titik terakhir mengunjungi Kampung Nelayan Desa Pajukukang, Maros. “Titik kelima yakni di Pasar Terong Makassar,” ujar Muhammad Saiful.
Di Pasar Terong Makassar, Presiden Jokowi akan menyerahkan bantuan sosial (bansos) kepada pedagang. Yakni Bantuan Modal Kerja (BMK), Bantuan Langsung Tunai (BLT), hingga sembako. Pada 30 Maret 2023 lusa, Presiden akan kembali mengunjungi beberapa titik di Maros dan Luwu Timur.
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengaku siap menyambut kedatangan orang nomor satu di Indonesia Presiden Jokowi ke Kota Makassar. Apalagi sehari sebelumnya, ia sudah meninjau kondisi Pasar Terong dan mengintruksikan agar dilakukan beberapa pembenahan. Termasuk memastikan kebersihan pasar.
“Intinya kami siap. Apapun yang Bapak Presiden mau kunjungi di Makassar kami siap. Sementara kan Pasar Terong (yang akan dikunjungi),” kata Danny Pomanto.
Meskipun baru satu titik yang akan dikunjungi Presiden Jokowi di Makassar, namun pihaknya telah melakukan langkah-langkah antisipatif dalam menyambut kunjungan tersebut. Termasuk jika Jokowi dan rombongan ingin mengunjungi Lorong Wisata yang ada di Makassar.
Jika diberi kesempatan untuk berbicara langsung dengan presiden, dirinya akan membahas soal kereta api di Makassar. Khususnya mengenai model rel yang akan dibangun di ibu kota Sulsel itu yang diharapkan bisa elevated atau melayang.
Terpisah,
Humas Balai Pengelola Kereta Api Sulsel Ryan mengatakan, peresmian Depo Kereta Api Maros akan dilakukan pada hari ini, Rabu (29/3).
Kata dia, jika sesuai dengan jadwal, setiba di Sulsel, tepatnya di Bandara Sultan Hasanuddin, presiden akan langsung menuju lokasi venue peresmian. Selanjutnya presiden naik kereta menuju stasiun Maros dan dilanjutkan ke stasiun Rammang-rammang.
“Jadi Pak Presiden itu, dari bandara langsung ke stasiun dan selesai di Rammang-rammang,” ungkapnya.
Untuk persiapannya, lanjut Ryan, tengah berproses. Jika sesuai dengan rencana dijadwalkan pula Menteri perhubungan Budi Karya Sumadi akan hadir. “Kita terus berusaha semaksimal mungkin untuk persiapannya. Apalagi Proyek Strategis Nasional ini bakal diresmikan langsung oleh presiden,” pungkasnya.
Sementara itu, Bupati Maros Chaidir Syam mengatakan, pihaknya telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk berhati-hati dan menjaga jarak di sekitar rel kereta Api.
Kata dia, insiden yang sempat terjadi beberapa waktu yang lalu diharapkan untuk tidak terulang lagi.
“Kita berharap, kejadian serupa tidak terulang lagi,” ujarnya.
Tak hanya persiapan untuk peresmian kereta api. Menurut Chaidir, untuk agenda kunjungan lainnya yang bakal dilakukan oleh presiden juga dirampungkan.
Termasuk rencana panen raya yang akan dilakukan, serta kunjungan ke gudang Bulog Batangase, Maros.
“Memang ada lokasi yang sudah siap untuk panen raya, maksudnya kalo persoalan Bulog itu ini persoalan ketersediaan pangan atau beras yang ada di Bulog itu,” imbuhnya.
Kepala Perum Bulog Kanwil Sulselbar Bakhtiar, menyampaikan kunjungan yang akan dilakukan presiden di gudang Bulog Batangase dimaksudkan untuk memantau ketersediaan stok beras Sulsel saat ini.
Ia mengatakan, saat ini harga beras masih terbilang tinggi. Namun pihaknya telah melakukan penyerapan di wilayah pemasok pangan.
“Daerah sentra itu, seperti Sidrap, Wajo, Pinrang dan sebagian Maros juga sudah mulai panen. Per tanggal hari ini (kemarin), kita sudah memasukkan pasokan sebanyak 2.000 ton, meski pun itu masih terbilang belum optimal,” ungkapnya, Selasa (28/3).
Untuk persiapan saat ini, lanjut Bakhtiar, di pihak Bulog sendiri itu telah mencapai 90 persen. Personel pengamanan TNI Polri juga telah siap siaga di lokasi Bulog.
Pangdam XIX Hasanuddin Totok Imam Santoso, mengatakan persiapan pengamanan telah dilakukan oleh gabungan tim keamanan yang juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah.
“Kodam XIV Hasanuddin dari Polda Sulsel, kemudian dari Lantamal. Juga dari BIN,” katanya.
Ia mengatakan, beberapa titik kunjugan bakal dilakukan pengamanan dengan maksimal. Bahkan lokasi tersebut sudah tercover oleh gabungan tim pengamanan. (rhm-jun)

