pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Danny Rangkul Eks Batalyon 120 di Program Jagarong

MAKASSAR, BKM — Batalyon 120 telah resmi membubarkan diri. Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto kembali berusaha untuk merangkul dan memberdayakan mereka. Ia telah merancang format untuk melibatkan para mantan anggota organisasi massa itu dalam pengamanan aset milik Pemkot Makassar.
Ditemui pada kegiatan Apel Tiga Pilar TNI-Polri dan Pemkot Makassar di Karebosi, Selasa (16/5), Danny mengatakan eks Batalyon 120 akan dilibatkan dalam program Jaga Lorong (Jagarong). Tugas mereka nantinya akan menjaga aset-aset milik Pemkot Makassar yang ada di lorong-lorong. Tapi, sebelum direkrut untuk pengamanan, mereka akan melewati proses seleksi dan pelatihan atau training yang dilakukan Pemkot Makassar.
“Mereka akan kami berdayakan dalam Jagarong. Kita minta nanti mereka menjaga lorong. Tentunya harus melewati tahapan dulu. Untuk honornya, saya masih sementara bicarakan dengan Kesbangpol bagaimana kalau seperti ini,” kata Danny.

Dia melanjutkan, Pemkot Makassar memang butuh orang-orang yang bisa menjaga kondusifitas dan keamanan suatu lorong atau wilayah. Baik dari pencurian, perkelahian, dan lainnya. Danny memberi contoh, di banyak wilayah, komponen peralatan untuk CCTV lorong banyak yang dicuri.
“Contoh, (komponen) CCTV kita banyak dicuri, makanya siapa yang mau jaga itu. Ada yang curi kabelnya, modemnya. Masyarakat tidak paham kasihan. Kita punya sekitar 4000-an CCTV. Hampir 5000-an. Siapa yang mau jaga aset seperti itu,” katanya.
Karena salah satu pertimbangan di atas, mantan anggota Batalyon 120 dilibatkan untuk mengatasi persoalan-persoalan seperti itu. “Mereka yang tadinya memiliki persoalan, bagian dari yang kerap membuat keonaran di Makassar, kita rangkul, ditraining untuk membantu menjaga keamanan wilayah. Kita coba siapkan pendanaan (untuk honornya). Apalagi ke depan kita mau suasana kondusif tetap terjaga menjelang pesta demokrasi Akbar,” harap Danny, yang menyebut secara umum keamanan dan ketertiban di Makassar cukup kondusif.
Pemkot Makassar bersama jajaran TNI dan Polri rutin menggelar Apel Tiga Pilar untuk menjaga dan menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat atau Kamtibmas di Makassar. “Dengan inisiasi Pak Kapolrestabes, saya dan Pak Dandim, secara otomatis kami langsung berkolaborasi. Apalagi kami sudah melakukan ini di banyak momen. Saya yakin akan memberikan kita konsolidasi secara menyeluruh. Bukan hanya di lapangan Karebosi saja, tetapi seluruh sel-sel kota ini secara bersamaan dengan keterlibatan semua pihak,” kata Danny.
Lebih jauh dikemukakan, sinergitas menjadi hal utama untuk mempersiapkan diri dalam event politik nasional tahun depan. Olehnya, ketertiban dan kondusifitas wilayah menjadi bagian terpenting bagi pengukuran sebuah wilayah menghadapi event politik ini.

Danny yakin dengan kekompakan TNI, Polri ini menjadi kunci; tidak ada ruang bagi orang yang provokasi, adu domba, atau membuat kriminal di Kota Makassar. Usaha-usaha mitigasi dilaksanakan sejauh mungkin agar mengantisipasi.
Ditambah lagi agenda akbar politik serentak itu baru pertama kali diselenggarakan, sehingga harus dipersiapkan dengan matang. Forkompinda, Tripika, Tripilar, sampai di RT dan RW, sebut Danny, makin kompak. Belum lagi, aku dia, timnya solid sampai di lorong-lorong.
“Insyaallah kami bertiga selalu menjaga kota ini sejak mitigasi, pada peristiwa dan pascaperistiwa selalu bersama-sama,” janjinya.
Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Mokhamad Ngajib, mengatakan kondisi ini menunjukkan sinergitas antara TNI, Polri dan Pemkot Makassar serta seluruh partisipasi masyarakat di Makassar. “Ini semua kita wujudkan dalam menyelenggarakan situasi Kamtibmas di Makassar yang aman, tertib dan kondusif. Insyaallah dengan kebersamaan dan komunikasi yang baik ini wilayah Kota Makassar bisa berjalan dengan aman, tertib dan kondusif,” ucap Ngajib.
Dia mengharapkan semua lini dan elemen masyarakat bisa sinergi dengan TNI, Polri, dan Pemkot Makassar. (rhm)




×


Danny Rangkul Eks Batalyon 120 di Program Jagarong

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link