pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

MNEK Dihelat, Ruas Jalan Ditutup

Berlangsung Empat Hari, Diikuti Pasukan AL dari 36 Negara

MAKASSAR, BKM — Perhelatan akbar berskala internasional Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) ke-4 Tahun 2023 akan dibuka hari ini, Senin (5/6). Peserta pada event ini merupakan pasukan angkatan laut dari berbagai negara dunia. Mereka datang dengan menggunakan kapal perang. Hadir di antara mereka para jenderal dari masing-masing perwakilan negara sahabat.
TNI Angkatan Laut (AL) berkolaborasi dengan Pemkot Makassar untuk menyukseskan kegiatan tersebut. Pelaksanaannya ini dipusatkan di beberapa titik lokasi. Di antaranya di Dermaga Soekarno Hatta, kawasan Centerpoint of Indonesia (CoI), pelataran Anjungan Pantai Losari, Lapangan Karebosi dan beberapa lorong wisata di Makassar. Juga ada beberapa titik kunjungan peserta MNEK lainnya.
Opening ceremony MNEK akan dipusatkan di Dermaga Hatta yang berada di kawasan Pelabuhan Soekarno-Hatta, yang diikuti seluruh delegasi dari 36 negara. Kegiatan ini rencananya dihelat selama empat hari dengan beragam agenda yang akan dilaksanakan.
Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) VI Brigjen TNI (Mar) Amir Kasman menerangkan, usai opening ceremony langsung dilanjutkan dengan internasional Fleet Review di Dermaga Hatta dan area pelabuhan. Agenda lain adalah Admiral Lunch dan Bilateral Meeting di Hotel Claro. Kegiatan hari pertama ditutup dengan Welcome Dinner di kawasan Pantai Losari.
Di hari kedua, sejumlah agenda penting akan digelar. Di antaranya ada simposium, kirab di Pantai Losari, peresmian monumen MNEK 2023 di kawasan Lego-lego Centrepoint of Indonesia, dan nonton bareng pertandingan MMA.
Pada hari ketiga, agenda diawali dengan peninjauan pembuatan Kapal Pinisi di kawasan Lego-lego. Dilanjutkan dengan penanaman pohon bersama, dan fun bike.
Selanjutnya, mengunjungi kulinary program dan kunjungan maritime exhibition dan culture and Navy Band Performance di kawasan Pantai Losari. Kegiatan hari ketiga akan ditutup dengan gala dinner di Hotel Claro Makassar. Sementara hari terakhir akan diisi dengan persiapan delegasi dan non delegasi untuk meninggalkan Makassar.
Agar kegiatan ini berjalan lancar, salah satu yang cukup penting adalah melakukan rekayasa lalu lintas di beberapa lokasi yang menjadi pusat kegiatan. Pihak panitia telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Makassar dan Satuan Lalu Lintas Polrestabes Makassar.
Kepala Dishub Makassar Aulia Arsyad bahkan sudah berkoordinasi dan bertemu langsung dengan Danpomal Lantamal IV Makassar sebagai pihak penyelenggara mematangkan rekayasa lalu lintas. “Kita juga sudah berkoordinasi dengan Kasatlantas Polrestabes Makassar. Koordinasi terus berjalan sampai kegiatan (MNEK) berakhir,” kata Aulia.
Dari hasil pertemuan itu, bakal ada penutupan beberapa ruas jalan. Tidak bisa dilintasi kendaraan umum pada tanggal 5 dan 6 Juni 2023.
Pada tanggal 5 Juni, ada agenda welcome dinner menyambut kedatangan para peserta MNEK yang dipusatkan di pelataran Anjungan Pantai Losari. Berlangsung sejak pukul 18.00 Wita.
Sedangkan tanggal 6 Juni, digelar kegiatan city parade. Para pasukan angkatan laut dari 36 negara berbaris berjalan kaki dimulai dari Lapangan Karebosi sampai ke Anjungan Pantai Losari. Berseragam lengkap. Diiringi marching band dari taruna TNI angkatan Laut.
Rutenya, dari Jalan Ahmad Yani menuju ke Jalan Jenderal Sudirman lalu ke Jalan Haji Bau ke lokasi acara, Jalan Penghibur. Dimulai pada pukul 15.30 Wita.
Dengan begitu, warga diimbau untuk menghindari ruas jalan yang ditutup pada tanggal 5 dan 6 Juni nantinya. Aulia meminta maaf kepada warga pengguna jalan atas ketidaknyamanan penutupan sejumlah ruas jalan tersebut.
“Untuk tanggal 6, diberlakukan sistem buka tutup jalan. Ada kendaraan patwal yang mengawal parade pasukan dari belakang. Rombongan parade mulai jalan pada pukul 15.30 Wita. Jumlah pesertanya diperkirakan 2.000-an lebih dari 36 negara. Star dari karebosi finish di anjungan,” paparnya.
“Jadi, setelah ekor rombongan lepas maka jalan itu kembali dibuka. Misalnya, sudah melewati Jalan Sudirman-Kartini, jalan ini sudah bisa dilewati kendaraan umum. Selama rombongan parade belum melewati jalan itu, pastinya harus steril dari kendaraan umum lainnya,” sambungnya.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Makassar Sayfran AP, mengatakan di setiap simpang jalan di area rekayasa lalu lintas akan dijaga personel dari Dishub Makassar bersama personel Satlantas Polrestabes Makassar mengatur alur lalu lintas.

Kebakaran Kapal Perang

Sementara itu, kapal perang dari berbagai negara, termasuk kapal perang milik Indonesia mulai berdatangan. Di sela-sela kedatangan kapal perang Indonesia (KRI), ada insiden yang terjadi.
Salah satu kapal perang milik Indonesia, yakni KRI Teluk Hading-538 mengalami kebakaran pada posisi kurang lebih 05 37 853 LS-120 37 395 BT, sekitar 11 NM Timur Selat Selayar atau 7 NM Tg Selasa, Sulawesi Selatan, Sabtu (3/6).
KRI Teluk Hading-538 merupakan salah satu unsur KRI jajaran Satuan Lintas Laut Militer 1 Jakarta (Satlinlamil 1 Jakarta) Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil). Saat terjadi insiden kebakaran tersebut kapal berjenis Frosch-I/Type 108 ini sedang dalam menjalankan operasi rutin TNI AL.
Mengenai kronologis kejadian penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti. Laporan mengenai kejadian kebakaran diterima oleh Basarnas Selayar sekitar pukul 14.15 Wita.
Adapun jumlah personel dan material yang berada di KRI tersebut total berjumlah 119 prajurit. Seluruh personel langsung dievakuasi di TB Bahtera Zalfa yang saat itu melintas di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Sampai saat ini belum ada laporan mengenai adanya korban jiwa. Beberapa kapal yang melintas di sekitar TKP dalam posisi standby untuk memberikan bantuan diantaranya MV. Golden Ace dan MV. Green Wave.
Sejumlah unsur TNI AL juga diturunkan untuk melakukan penyelamatan terhadap prajurit KRI Teluk Hading-538 diantaranya KRI Escolar-871, KRI Sultan Iskandar Muda (SIM)-367, KRI Sampari-628, KRI Terapang-648 dan KRI Tombak-629.
Saat ini KRI Teluk Hading-538 ditarik menggunakan kapal tunda ke daratan terdekat untuk selanjutnya TNI AL akan menurunkan tim untuk melakukan pemeriksaan penyebab terjadinya kebakaran.
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali di tempat terpisah, menyampaikan ucapan terima kasih kepada kepada masyarakat atas laporan cepat yang diberikan kepada pihak terkait terkait kebakaran yang terjadi di KRI Teluk Hading-538 sehingga dapat ditangani dengan cepat.
“Terima kasih kepada MV Golden ACE MV Gren Wave serta semua pihak yang terlibat dalam upaya penyelamatan kebakaran di KRI Teluk Hading-538,” tandas pimpinan tertinggi TNI AL itu. (rhm)




×


MNEK Dihelat, Ruas Jalan Ditutup

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link