GOWA, BKM — Inilah akibat dari berkendara ugal-ugalan. Nyawa menjadi taruhannya. Itulah yang dialami Rifaldi.
Remaja laki-laki berusia 17 tahun yang berprofesi sebagai buruh harian itu menjemput ajal setelah sebuah truk melindas tubuhnya. Warga Jalan Teuku Umar, Makassar itu tewas di tempat karena terinjak truk bernomor polisi DD 9955 BG.
Peristiwa ini terjadi Sabtu (10/6) pukul 15.00 Wita di poros Malino Raya, Kelurahan Romang Lompoa, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa. Tepatnya di depan cek point kampus Unhas (eks PKG).
Akibat peristiwa ini, kemacetan pun tak terhindarkan. Antrean sepanjang 2 kilometer terjadi, baik dari arah barat maupun timur.
Truk 10 roda yang merenngut nyawa korban ini akhirnya diamankan pihak kepolisian setelah korban dievakuasi dari aspal tempat jasadnya tergeletak dengan kondisi bagian kepala tak berbentuk. Bahkan isinya terhambur di aspal.
Menurut kesaksian warga yang melihat peristiwa lakalantas ini, korban mengendarai sepeda motornya merek Scoopy warna merah Nopol DD 4285 XBZ. Sepeda motor ini tampak melaju kencang berlawanan arah dengan truk tersebut.
Tepat di depan cek point, sepeda motor korban tetiba oleng. Tubuhnya pun terlempar tepat di moncong truk yang kemudian langsung melindas kepala korban.
Seketika itu juga, warga yang tak menduga kejadian itu langsung berteriak histeris.
Korban langsung tidak bergerak. Warga lalu menutupi jasad korban dengan daun pisang. Sementara arus lalulintas macet total. Setelah petugas Satlantas bersama tim jaga SPKT Polres Gowa tiba, jasad korban lalu dievakuasi dan dibawa ke RSUD Syekh Yusuf.
Awal kejadian identitas korban tidak diketahui. Namun setelah petugas polisi menanganinya, barulah diketahui korban adalah seorang buruh harian yang tinggal di Jalan Teuku Umar Makassar.
Penyidik Unit Lakalantas Polres Gowa Bripka Mubaraq di TKP, mengatakan korban telah dibawa ke rumah sakit untuk keperluan penyelidikan, untuk kemudian diserahkan kepada keluarganya di Makassar.
“Dari kronologi kejadian dan disesuaikan dengan keterangan para saksi, motor korban sempat selip di lubang aspal. Akibatnya, motor korban yang melaju kencang hilang keseimbangan sehingga korban terlempar tepat saat truk 10 roda melintas, ” jelas Bripka Mubaraq.
Menurut Bripka Mubaraq, sopir truk 10 roda yang melindas korban sudah diamankan beberapa saat setelah kejadian. (sar)

