pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Membunuh Gegara tak Dipinjami Uang

Tersangka Mengaku Diajak Tidur, tapi tidak Mau

MAKASSAR, BKM — Sesosok mayat yang kondisinya telah membusuk ditemukan pada Kamis pagi (6/7) di sebuah warung Jalan Karunrung. Aparat Polsek Rappocini bersama Polrestabes Makassar langsung mendatangi lokasi. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) ditemukan luka pada bagian kanan leher bekas penganiayaan.

Mayat korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara. Dari hasil penyelidikan, pria yang belakangan diketahui bernama Bakri (43) itu menjadi korban pembunuhan. Peristiwanya berlangsung pada Selasa dinihari (4/7).
Pelaku diketahui bernama Reyan (33), warga Takalar. Ia menghabisi nyawa korban dengan menggunakan pisau dapur. Penyebabnya, karena Reyan tidak dipinjami uang Rp600 ribu. Ia lalu masuk ke dapur lalu mengambil pisau dan langsung menikam korban pada bagian leher sebelah kanan. Akibatnya, Bakri terkapar bersimbah darah. Nyawanya pun tak tertolong.
Ditemui di Mapolrestabes Makassar sebelum pelaksanaan rilis oleh polisi, Reyan menuturkan bahwa dirinya mengenal korban sejak tahun 2013. Ia pun sering datang ke warung korban.

”Waktu saya mau pinjam uang Rp600 ribu, dia ajak saya tidur bersama dulu, tapi saya tidak mau,” ungkap Reyan, yang menyebut korban penyuka sesama jenis.
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Ridwan Hutagaul didampingi Kasi Humas Polrestabes Makassar dan Kapolsek Rappoccini dalam rilis kasus, menjelaskan bahwa dari hasil penyelidikan korban diketahui meninggal karena dibunuh. Polisi lalu melakukan pengembangan. Reyan pun kemudian diburu.
Dari hasil penyelidikan ternyata pelaku berdomisili di Kabupaten Takalar. Aparat yang datang ke sana tidak menemukan Reyan. Ia sudah melarikan diri ke Jeneponto.

Pada Jumat dinihari (7/7), pelaku berhasil ditangkap. Namun, ia berusaha melarikan diri ketika hendak diamankan. Tiga kali tembakan peringatan ke udara tak dihiraukannya, dan tetap mencoba melakukan perlawanan.
”Anggota akhirnya mengambil tindakan terukur dengan menembak kaki kanan tersangka. Selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis,” terang AKBP Ridwan.
Usai membunuh korban, pelaku lalu mengambil dan menguras isi warung berupa rokok dan uang tunai Rp1 juta. Termasuk satu unit sepeda motor milik korban dibawa kabur ke Takalar. (jul)




×


Membunuh Gegara tak Dipinjami Uang

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link