pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Di Usia ke 16 Tahun, Graha Pena Beri Pelayanan Terbaik

int
WACANA–Wacana pemindahan makam Pangeran Diponegoro yang berada di Jalan Diponegoro kembali mengemuka setelah Bacapres Prabowo Subianto berkeinginan memindahkan pahlawan nasional tersebut ke Jogyakarta. Tampak Prabowo saat berziarah di makam Pangeran Diponegoro.

Pemindahan Makam Diponegoro, Danny: Saya Ikut Keinginan Masyarakat

REPORTER: RAHMA AMRI
EDITOR: WARTA SHALLY HIDAYAT

MAKASSAR, BKM — Wacana pemindahan makam Pangeran Diponegoro yang berada di Jalan Diponegoro kembali mengemuka setelah bakal calon presiden (Bacapres) Prabowo Subianto berkeinginan memindahkan pahlawan nasional tersebut ke Jogyakarta.

Hal itu diungkapkan saat berpidato di depan wali kota/wakil wali kota se Indonesia pada perhelatan Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Rakernas Apeksi) pekan lalu.
Menyikapi keinginan Menteri Pertahanan itu, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto mengatakan kalau dirinya akan ikut apa yang menjadi keinginan masyarakat. Baik yang ada di Jogjakarta maupun di Makassar.
“Kalau masyarakat, baik di Jawa maupun Makassar sepakat pindahkan, yah pindah. Kalau tidak sepakat, yah tidak,” ungkapnya saat ditemui wartawan di kediaman pribadinya, Jalan Amirullah, awal pekan lalu.
Danny mengatakan, sebenarnya walaupun Pangeran Diponegoro berasal dari Jogjakarta, namun pahlawan nasional itu lebih lama menetap di Makassar.
Diapun menambahkan, sebenarnya penolakan pemindahan makam tersebut sudah disuarakan keturunan Pangeran Dipanegoro.Termasuk Raja Keraton yang juga Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X juga tegas menolak rencana itu.
“Saya lihat kan Pak Hamengku Buwono sudah tidak sepakat, nah itu mi, itulah kesepakatannya untuk tidak sepakat,” jelasnya.
Sebelumnya, Prabowo Subianto mengaku punya mimpi ingin memindahkan makam pahlawan nasional Pangeran Diponegoro ke Yogyakarta.
Sebab, Pangeran Diponegoro merupakan tokoh pahlawan kemerdekaan yang pernah diasingkan oleh penjajah Belanda.
Prabowo merasa bangga apabila warga Sulawesi Selatan memberikan izin dan dukungan jika kuburan Diponegoro di bongkar lalu dipindahkan ke tanah asalnya.
“Di Kota Makassar, ada makam Pangeran Diponegoro yang dibuang dari daerah asalnya. Tentunya atas izin warga Sulsel, apa tidak kita kembalikan makamnya Pangeran Diponegoro ke kampung halamannya,” kata Menteri Pertahanan RI itu.
Seperti diketahui, Pangeran Diponegoro diasingkan oleh Belanda ke Makassar Hingga diasingkan di Makassar pada 20 Juni 1833. Dalam pengasingannya Diponegoro menghembuskan nafas terakhir di Benteng Rotterdam pada tanggal 8 Januari 1855. (rhm)

======================================================

KATA MEREKA:

ist
Moh Ramdhan Pomanto

Pulau Lakkang Jadi Kampung Zakat

MAKASSAR, BKM — Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengapresiasi program Badan Amil Zakat Nasional dan badan amal lainnya yakni Kampung Zakat.
Pulau Lakkang, Kecamatan Tallo ini terpilih menjadi lokasi percontohan nasional yang akan diresmikan akhir bulan Juli 2023.
Kata Danny, Kota Makassar terpilih karena penerimaan zakat terbesar untuk ukuran kota ada di Kota Makassar. Nilainya berkisar Rp 20 miliar.
“Kampung zakat ini menarik sekali dimana Kota Makassar menjadi kota terbesar penerimaan zakatnya. Kalau provinsi ada Jawa Tengah,” ucapnya, usai menerima audiensi pihak Baznas Kota Makassar, di kediaman pribadinya Amirullah, Selasa (18/7).
Danny mengungkapkan penetapan kampung zakat di Lakkang ini menjadi bagian komitmen Pemerintah Kota Makassar bersama masyarakat.
“Bagaimana Baznas dan para alim ulama memberikan contoh secara komunal kerja-kerja zakat akan menjaga kita, menjadi kewajiban kita dan menjaga keharmonisan masyarakat,” ungkapnya.
Sementara, Kabag Kesra Kota Makassar, Muhammad Syarif menambahkan kampung zakat di Lakkang nantinya berkonsep untuk mensejahterakan masyarakat sekitar.
“Melalui optimalisasi dana zakat, nantinya ada pemeberdayaan masyarakat sesuai potensi ekonomi seperti pertanian dan perikanan di wilayah itu. Agar masyarakat terbantukan menjadi lebih sejahtera,” sebutnya.
Syarif juga menilai pembentukan kampung zakat ini menjadi salah satu langkah awal yang positif dalam meningkatkan ekonomi dan kehidupan keagamaan.
“Kita akan resmikan sekitar tanggal 26-28 Juli. Menunggu jadwal dari Baznas pusat. Kita persiapkan semuanya. Semoga berjalan dengan lancar,” pungkasnya. (rhm)

=======================================================
AKTIVITAS:

MAKASSAR,BKM–Di usia 16 tahun, Graha Pena Makassar semakin profesional sebagai perusahaan rent building. Bahkan mampu mempertahankan kinerjanya. Termasuk sumber daya manusia.
Selasa, (18/7), lalu, Graha Pena Makassar yang dikenal sebagai gedung tertinggi pertama di luar Pulau Jawa genap berusia 16 tahun.
Dalam acara syukuran Anniversary PT Fajar Graha Pena yang berlangsung di Lantai 19 Gedung Graha Pena Makassar, Pembina PT Fajar Graha Pena, H Syamsu Nur mengatakan, PT Graha Pena harus terus meningkatkan kinerja seperti mengefektifkan seluruh ruangan yang ada di Gedung Graha Pena seperti memanfaatkan lantai 6 dan 7 untuk ditempati dunia usaha maupun perkantoran. Termasuk meningkatkan pelayanan terbaik.

Hal senada dikatakan Komisaris Utama PT Fajar Graha Pena, H Zulkifli Gani Ottoh yang juga meminta agar di usia yang ke 16 tahun Graha Pena harus terus memaksimalkan pelayanan terbaik kepada para penyewa atau tenant. Sebab pelayanan terbaik salah satu hal yang penting dalam memberikan kepercayaan kepada para tenant.
Sementara itu, Direktur Utama PT Fajar Graha Pena Makassar, Irwan Muharyono mengatakan, hingga saat ini Graha Pena terus memaksimalkan pelayanan ke para tenant seperti sisi keamanan. Semua tamu dari tenant lebih dulu melapor ke petugas keamanan di Graha Pena, dan petugas menginformasikan ke tenant kalau tamunya ada di lantai 1 atau lantai dasar, setelah diizinkan maka petugas membukakan lift menggunakan kartu lift.”Ini salah satu bentuk memberikan pelayanan keamanan bagi tenant karena staf kami terus berkoordinasi dengan tenant.

Begitupun berbagai tantangan saat ini, jelas Irwan, terus dihadapi dengan maksimal.”Bersyukur hari ini kami masih bisa berdiri dengan tegak di tempat ini dan mrngatasi tantangan yang terjadi. Terima kasih sebesar besarnya atas loyalitas dan dukungan selama ini dari semua pihak . Mohon maaf jika ada kekurangan. Khusus karyawan mari kita terus bekerja keras untuk mencapai apa yang dicita-citakan pendiri serta mempertahankan Graha Pena sebagai ikon di Kota Makassar. Mari jadikan gedung ini menghadirkan layanan yang terbaik. Semoga Allah meridhoi.Aamiin,”ujar Irwan Muharyono.
Dalam syukuran siang tadi, turut dihadiri Hj. Deniary R. Alwi Hamu, Direktur Utama PT Media Fajar Koran, HM Agus Salim Alwi Hamu, Direktur Utama Fajar TV, Karim Alwi Hamu, para tenant dan pimpinan media Fajar Group. Dalam acara tersebut turut dirangkaikan pemotongan nasi tumpeng dan pembacaan doa oleh Ustad Abu Thoriq.(war)




×


Di Usia ke 16 Tahun, Graha Pena Beri Pelayanan Terbaik

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link