pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Panggung Terakhir ASS, Pekan Raya Sulsel Sepekan

MAKASSAR, BKM — Peringatan Hari Jadi Sulsel ke-354 tahun menjadi jadi podium pidato terakhir Andi Sudiman Sulaiman. Puncak peringatan HUT Kemerdekaan dan Hari Jadi Sulsel dilaksanakan pada Pekan Raya Sulsel yang akan digelar pada 28 Agustus 2023 hingga 3 September 2023, di Kawasan Centerpoint of Indonesia (CoI). Diketahui, masa jabatan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman akan berakhir pada 5 September 2023 mendatang.

Ketua Panitia Hari Jadi Sulsel ke-354 Ahmadi Akil, mengatakan dalam Pekan Raya Sulsel ini juga akan ada pidato tunggal Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman. Di sini ia akan memaparkan kinerjanya selama memimpin Sulsel.

“Tujuan beberapa rangkaian kegiatan, kita ingin sosialisasikan apa yang dikerjakan Pak Gubernur di masa jabatannya. Supaya masyarakat tahu seperti apa di bidang infrastruktur, industri , perdagangan dan sebagainya,” kata Ahmadi Akil, Senin (24/7).

Ia menjelaskan, Pekan Raya tahun ini akan lebih semarak dari tahun sebelumnya. Bahkan waktu pelaksanaannya terbilang panjang.
“Pekan Raya Sulsel ini sudah memasuki tahun ke sembilan. Sebelumnya hanya dilaksanakan tiga hari. Untuk tahun ini waktunya lebih panjang, karena dilaksanakan selama sepekan. Di situ juga Pak Gubernur akan memaparkan apa saja yang telah dilakukan selama memimpin Sulsel,” terang Ahmadi.

Ahmadi mengungkapkan, dalam pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan, akan melibatkan 24 kabupaten/kota di Sulsel. Tidak ketinggalan, salah satu event akbar adalah Jalan Sehat Anti Mager dengan target peserta 200 ribu orang, dengan jumlah doorprize sebanyak 354.

Ahmadi Akil menerangkan, anggaran untuk penyelenggaraan kegiatan yang terbilang besar itu tidak sepenuhnya menggunakan dana APBD, melainkan disokong oleh pihak ketiga yang tak lain adalah event organizer yang merupakan mitra Pemprov Sulsel dalam rencana perhelatan itu.

“Hampir 90 persen dana yang digunakan 90 persen dari pihak EO. Untuk dana APBD yang terserap hanya 10 persen. Itu ditangani oleh EO untuk mayoritas biaya kegiatan. Makanya, kita gunakan pihak ketiga,” terangnya.
Ditanya perkiraan kontribusi APBD dalam pendanaan kegiatan ini, Ahmadi Akil tidak memberikan uraian secara pasti. Hanya saja ia menyebut itu hanya berkisar 10 persen dari total anggaran yang digunakan pada penyelenggaraan event tersebut.
Begitu pula dengan ancang-ancang Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam penyelengaraan kegiatan itu, Ahmadi Akil menegaskan tak ada rumusan yang mengarah pada hal demikian. Alasannya, event itu diselenggarakan untuk memberikan ruang kepada masyarakat guna meraup keuntungan selama kegaitan berlangsung. (jun)




×


Panggung Terakhir ASS, Pekan Raya Sulsel Sepekan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link