MAKASSAR, BKM — Menjelang berakhir masa jabatannya sebagai Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman meresmikan jembatan yang diberi nama Andalan. Lokasinya di Pacongkang, Kabupaten Soppeng.
Walau telah diresmikan, hingga saat ini jembatan tersebut belum bisa digunakan. Masih menunggu rekomendasi Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) Kementerian PUPR untuk difungsikan.
“Sertifikasi dari Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan belum ada. Masih menunggu rekomendasinya terbit,” ujar Kepala Bidang Jembatan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel Rosady, beberapa waktu lalu.
Rosady mengatakan, ada prosedur laik fungsi jembatan khusus dan terowongan jalan yang harus dipenuhi sebelum menggunakan jembatan tersebut. Selain itu, juga harus menunggu hasil uji beban.
“Kita juga menunggu hasil uji beban dan rekomendasi dari KKJTJ terlebih dahulu sebelum dilakukan open traffic,” sebutnya.
Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Sulsel Astina Abbas merespons terkait belum digunakannya Jembatan Pacongkang di Soppeng yang telah diresmikan ASS 23 Agustus lalu. Menurutnya, jembatan yang menggunakan konstruksi antigempa itu memang belum bisa digunakan. Penyebabnya, karena masih dalam proses uji beban dan menunggu rekomendasi dari Komisi Keselamatan Jembatan dan Terowongan.
“Itu kan kita habis mengecor itu akhir Agustus (2023). Terus, umur beton akhir September. Setelah itu kita uji beban. Setelah uji beban kita minta rekomendasi dari Komisi Keselamatan Jembatan dan Terowongan,” ujar Astina yang ditemui di Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (13/9).
Terkait kapan jembatan yang punya lengkungan terpanjang di Sulsel itu digunakan, Astina belum bisa memastikan.
“Kalau itu saya tidak tahu. Sementara kita komunikasikan,” tutupnya.
Sebelumnya, Pemprov Sulsel telah menganggarkan senilai Rp75 miliar melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk rekonstruksi Jembatan Andalan Pacongkang di Desa Barang, Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng.
Awalnya jembatan Pacongkang menggunakan kayu sehingga mudah lapuk. Namun kali ini jembatan ini menggunakan pelengkung rangka baja terpanjang. Memiliki panjang bentang pada bagian tengah 128 meter, bentang kiri kanan masing-masing 25 meter. Sehingga total bentang jembatan memiliki panjang 180 meter dan lebar tujuh meter dengan trotoar kiri kanan masing-masing satu meter. (jun)

