MAKASSAR, BKM — Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional di Taman Makam Pahlawan (TMP) Panaikang, Makassar, Jumat (10/11).
Pada momentum ini, Bahtiar menyalurkan sejumlah bantuan sosial.
Di antaranya kepada ahli waris amarhumah Fira Mutiara dan almarhumah Nur Asia, korban pohon tumbang di Kota Makassar.
Ahli waris mendapat bantuan sosial sebesar Rp20 juta.
Kemudian bantuan Rp 10 juta kepada korban kecelakaan lalulintas di Makassar yang diterima ahli waris almarhum Nurmin Gassing.
Lalu bantuan sebesar Rp10 juta kepada ahli waris almarhum Fadli Sadewa, korban pembunuhan di Makassar.
Ada juga kepada ahli waris korban kecelakaan lalulintas almarhum Andi Yudi sebesar Rp 10 juta.
Serta kepada ahli waris almarhum Andi Asrul, korban bencana pohon tumbang di Makassar sebesar RP 10 juta.
Menurut Bahtiar, Hari Pahlawan merupakan momentum penting mengenang para pejuang bangsa.
“Semua bisa berdiri di sini, bisa bekerja, bisa berkembang, bisa berkeluarga, bisa macam-macam kita lakukan, karena itu semua adalah jasa para pahlawan,” kata Bahtiar usai upacara.
“Beliau dulu (para pahlawan) tidak mengharapkan dapat apa-apa.
Untuk itu kita ini yang hidup, yang diwariskan nikmati kemerdekaan, kita bekerja lebih keras,” lanjutnya.
Khusus di Sulsel sendiri, Pj Gubernur Bahtiar mengajak seluruh stakeholder untuk memanfaatkan lahan tidur seluas 7 juta hektare.
Tujuannya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di 24 kabupaten kota se-Sulsel.
Sementara itu, Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Totok Imam Santoso, mengajak stakeholder untuk mendukung program prioritas mengentaskan kemiskinan dan kebodohan.
“Tidak ada lagi bicara soal sektoral dan kepentingan pribadi. Semua untuk masyarakat, tentu untuk semangat mendukung program. Mari kita maksimalkan,” jelasnya.
Usai upacara Pj Gubenur Bahtiar bersama jajaran Forkopimda dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tabur bunga di makam para pahlawan sembari memanjatkan doa. (jun)

