MAKASSAR, BKM — Jalan Sehat Perjuangan yang diinisiasi Genzi Sulsel sukses menghadirkan ratusan ribu warga. Agenda yang dihadiri langsung calon presiden Ganjar Pranowo tersebut digelar Minggu (26/11), yang mengambil start di Jalan Jenderal Sudirman, Makassar.
Ganjar hadir didampingi elite PDIP Sulsel, antara lain Ketua DPD PDIP Sulsel Andi Ridwan Wittiri (ARW), Sekretaris PDIP Sulsel Rudy Pieter Goni, serta Wali Kota Makassar Moh Ramadhan Pomanto selaku kader PDIP. Ada pula Bupati Lutim Budiman Hakim yang merupakan kader PDI.
Hadir juga dari DPD PDIP Sulsel, seperti Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi PDIP Sulsel Muhammad Iqbal Arifin, Ketua Bidang Kehormatan Partai DPD PDIP Sulsel Andi Ansyari Mangkona. Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan Sulsel Risfayanti Muin. Juga para ketua DPC PDI se-Sulsel.
Ketua TPD Sulsel Ganjar-Mahfud, dr Udin Shaputra Malik dan politisi muda PDIP Fadli Ananda, dan Ketua Hanura Sulsel Amsal Sampetondok juga terlihat. Beberapa petinggi partai koalisi juga hadir seperti dari Perindo, dan Sekretaris PPP Sulsel.
Peserta yang ikut kegiatan ini terpantau memadati ruas jalan mulai dari depan Rumah Jabatan Gubernur Sulsel hingga perempatan Jalan Chairil Anwar.
Ada yang menarik dari perhelatan tersebut. Selain warna merah mendominasi pakaian yang dikenakan peserta, mereka juga memegang bendera-bendera Palestina. Jalan Sehat tersebut memang dirangkaian dengan aksi solidaritas serta penggalangan dana terhadap bangsa Palestina yang saat ini sedang berjuang mempertahankan tanah airnya dari Zionis Israel.
Mengenakan baju dan celana serba hitam, penampilan Ganjar yang hadir di tengah lautan massa sangat kontras dengan rambut putihnya. Mantan Gubernur Jawa Tengah itu menyapa peserta Jalan Sehat Perjuangan dari atas panggung yang dibuat melintang seperti jembatan penyeberangan.
Calon presiden nomor urut 3 tiga sangat mengapresiasi peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut. Dia mengaku takjub melihat banyaknya peserta jalan sehat. “Saya bahkan tidak bisa melihat ujungnya,” ujar Ganjar.
Pada kesempatan itu, Ganjar mengajak warga untuk terbiasa hidup sehat, berjiwa sehat, dan melaksanakan pemilu secara sehat. Dia juga meminta seluruh masyarakat untuk saling mendukung dan membela. Jangan melakukan hal-hal yang berpotensi untuk memecah belah. Seperti yang terjadi baru-baru ini. Di mana ada pertikaian yang terjadi antara kelompok masyarakat berbeda dukungan antara Palestina dan Israel.
“Warga Indonesia harus bersatu. Tidak boleh terpecah, apalagi saling menyerang. Tidak boleh bentrok,” ungkapnya.
Capres yang diusung dan didukung koalisi PDIP, PPP, Hanura dan Perindo ini menekankan tiga hal dalam jalan sehat itu, yakni dengan menyehatkan jiwa, pikiran dan pemilu.
“Saya mau lihat yang di sana ternyata sama, semua ada di sini. Bapak ibu yang saya sangat hormati, hari ini kita bertemu. Kita olahraga. Mari kita pikir tiga hal, jiwa kita sehat, pikiran kita sehat, dan pemilunya juga sehat. Terima kasih kita bertemu,” ucap Ganjar.
Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Daerah Ganjar-Mahfud Sulsel, dr Udin Saputra Malik mengatakan Jalan Sehat Perjuangan yang digelar Genzi ini sebagai bentuk silaturrahmi antara masyarakat Sulsel dengan calon presiden Ganjar Pranowo.
“Jadi melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat bisa bertemu dengan Pak Ganjar, mengobati kerinduan dengan Pak Ganjar,” ujarnya.
Donasi Rp783 Juta
Dia melanjutkan, kegiatan ini juga digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap Palestina.
Genzi Sulsel bersama TPD Sulsel bekerja sama Baznas berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp783 juta untuk Palestina.
“Jadi memang dirangkaikan dengan aksi kepedulian untuk Palestina kita menggandeng Baznas. Telah mengumpulkan donasi sebanyak Rp783 juta dan bersama Pemkot juga,” ucapnya.
Pihaknya mengajak partisipasi dan kontribusi masyarakat untuk membantu dan mendoakan saudara-saudara di Palestina.
Udin Malik mengaku bersyukur atas suksesnya jalan sehat ini. Usai kegiatan ia tak langsung pulang, namun masih bersama tim memantau pembersihan serta pembongkaran panggung.
Rute jalan sehat ini yakni Jalan Jenderal Sudirman, Haji Bau, Arief Rate, Ahmad Yani kembali Jalan Jenderal Sudirman. Event ini menyiapkan hadiah fantastis. Totalnya senilai Rp3 miliar, seperti 30 hadiah umrah, dua unit rumah, dua unit mobil, tiga untuk ziarah nasrani ke Yerusalem, tiga ziarah Budha ke Thailand, 10 unit sepeda motor, dan puluhan hadiah menarik lainnya.
Sehari sebelum Jalan Sehat Perjuangan, Ganjar menghadiri pelantikan Tim Pemenangan Kabupaten/Kota (TPK) Ganjar-Mahfud se-Sulawesi Selatan yang telah terbentuk. Naskah pelantikan dibacakan langsung Ketua Tim Pemenangan Daerah (TPD) Sulsel dr Udin Malik.
Di bawah rintik hujan, Ganjar menyaksikan dengan khidmat prosesi pelantikan yang berlangsung di Tugu MNEK CoI, Sabtu malm (25/11). Berada pada komandonya, dr Udin Malik bersama tim di 24 kabupaten/kota bertekad dan berjuang memenangkan Ganjar-Mahfud di Sulsel pada Pilpres 2024, mendatang.
“Kita 24 kabupaten/kota se-Sulsel siap berjuang bersama rakyat Indonesia untuk memenangkan demokrasi, untuk memenangkan Ganjar-Mahfud sebagai presiden dan wakil presiden Indonesia 2024,” teriak dr Udin Malik.
Udin Malik meyakini akan memenuhi tiga janji Tim Pemenangan Ganjar-Mahfud pada Pilpres 2024. Yakni patuh pada Tuhan, taat pada hukum, dan setia pada rakyat. “Kita akan menang bersama rakyat, dan semoga Tuhan YME mengiringi perjuangan kita,” ucapnya.
Meski sempat molor karena diguyur hujan, namun pelantikan pengurus TPK Ganjar-Mahfud di 24 kabupaten/kota se-Sulsel berlangsung khidmat.
Kader PDI Perjuangan Moh Ramdhan Pomanto turut hadir dalam pelantikan tersebut. Kata dia, hujan rintik-rintik tidak menyurutkan semangat untuk menyatukan tekad di dalam memenangkan Ganjar-Mahfud.
“Mari kita satukan semangat, karena dasar kemenangan adalah semangat, dasar kemenangan adalah kekompakan, dan dasar kemenangan adalah satu pikiran, satu hati,” ujarnya.
Danny juga menyampaikan selamat kepada TPK Ganjar-Mahfud 24 kabupaten dan kota yang baru saja dilantik. “Selamat bekerja, serentak bekerja, karena hanya 75 hari kesempatan kita memenangkan kompetisi ini,” tandasnya.
Dalam kesempatan itu, Ganjar mengingatkan kepada TPD, TPK, serta partai politik pengusung dan pendukung serta relawan agar tidak boleh melanggar aturan, tapi ikut mengawasi terjadinya pelanggaran Pemilu. Jika ada pelanggaran segera laporkan.
“Kalau seandainya ada yang melanggar, sampaikan dan tentu kita sendiri tidak boleh melanggar. Kita semua akan berjuang bersama. Saya bersama Pak Mahfud selalu bersama dengan kawan-kawan semua. Kami berdua tidak ada apa-apanya tanpa bapak dan ibu sekalian serta rakyat Indonesia,”jelas Ganjar. (rhm-rif-rus)

