GOWA, BKM — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gowa bersama PPK Kecamatan Tombolopao menggelar sosialisasi Pemilih Segmen Pemilih Pemula Dalam Rangka Peningkatan Partisipasi Pemilih pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Gowa Tahun 2024.
Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Camat Tombolopao, Selasa (11/6).
Hadir pada kegiatan ini adalah Koordinator Dividi Sosdiklih, Parmas dan SDM KPU Gowa Dr Suardi Mansing, sekaligus sebagai pemateri, jajaran pemerintah Kecamatan Tombolopao, PPK Kecamatan Tombolopao, PPS Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM se-Kecamatan Tombolopao. Sebanyak 50 orang peserta mengikuti sosialisasi ini. Mereka adalah pemilih pemula yang berasal dari SMA Negeri 11 Gowa dan Madrasah Aliyah (MA) Datarang.
Ketua PPK Tombolopaa Abdul Azis dalam sambutannya saat membuka acara, memberikan informasi tentang jadwal perekaman KTP elektronik yang dilakukan secara bergiliran di semua kantor desa se-Kecamatan Tombolopao.
“Perekaman KTP elektronik sebagai bentuk pemenuhan hak atas identitas kependudukan bagi penduduk di Kabupaten Gowa, sekaligus bertujuan untuk melengkapi data pemilih pemula pada pilkada serentak 2024. Untuk Kecamatan Tombolopao, mulai dilaksanakan pada tanggal 7 sampai 13 Juni 2024,” jelasnya.
Sementara Muh.Syahrir selaku perwakilan Pemerintah Kecamatan Tombolopao, mengimbau kepada pemilih pemula untuk melakukan perekaman KTP elektronik, serta berharap agar peserta yang hadir dapat berpartisipasi untuk menyukseskan pesta demokrasi lima tahunan ini.
“Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Gowa terus gencar dalam mengakselerasi pelaksanaan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) bagi pemilih pemula yang berada di Kabupaten Gowa.
Berbagai strategi percepatan perekaman KTP-el kategori pemilih pemula terus dilakukan, contohnya adalah mengunjungi setiap desa,” katanya.
Dr Suardi Mansing selalu komisioner KPU Kabupaten Gowa periode 2023-2028 menjelaskan tentang pentingnya menggunakan hak pilih sebagai warga negara.
“Memanfaatkan hak pilih dan meniadakan golput merupakan tanggung jawab sosial politik sebagai warga negara. Sebab, hal itu menjadi cerminan dari demokrasi yang naik kelas. Salah satu prasyarat demokrasi yang naik kelas adalah pemilih yang melaksanakan tanggung jawabnya,” terangnya.
Selain itu, ia juga menjelaskan tentang tahapan penyelenggaraan pemilihan kepala daerah tahun ini. Mulai dari tahapan pemutakhiran data pemilih, pendaftaran calon bupati dan wakil bupati, kampanye hingga hari pemungutan dan penghitungan suara.
Ia juga menyosialisasikan tentang tahapan perekrutan petugas pemutakhiran data oemilih yang dilaksanakan mulai tanggal 13 Juni 2024.
Terpenting, Suardi mengajak semua peserta untuk ke TPS pada Rabu, 27 November 2024 guna menyalurkan hak pilihnya.
Sosialisasi ditutup dengan prosesi penyerahan cinderamata berupa boneka paraga kepada peserta yang bertanya pada kegiatan tersebut. (rls)

