pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Dipulangkan Lewat Entikong Pakai Ambulans

Hari Ini, Jenazah Warga Gowa yang Dibunuh di Malaysia Tiba di Makassar

GOWA, BKM — Jenazah Syarif Aziz (47), warga Kelurahan Tamarunang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa yang menjadi korban perampokan lalu kemudian dibunuh orang tak dikenal (OTK) di Muka, Malasyia pada Senin (10/6) lalu, dijadwalkan tiba di Makassar hari ini, Senin (24/6).
Kakak korban, Wandayani Azis mengatakan, untuk pemulangan jenazah, pihaknya telah berkoordinasi dengan majikan adiknya di Malaysia. Hasil koordinasinya itu juga sudah disampaikan kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sulsel.

“Kami sudah koordinasi dengan majikannya yang di Malaysia. Rencananya, jenazah adik kami akan dipulangkan ke Gowa melalui jalan darat dan udara. Jenazah mulai diberangkatkan hari Minggu (23/6),” kata Wandayani.

Dijelaskan Wandayani, jenazah adiknya segera dipulangkan ke kampungnya di Gowa melalui rute
Entikong-Pontianak pada 23 Juni 2024 menggunakan jalur darat menumpangi mobil Ambulans KB 9039 AP.

Perjalanan kemudian lanjut dari
Pontianak-Jakarta pada 23 Juni 2024 lewat jalur udara menggunakan Super Air Jet IU 0683 (pada pukul 19.15- 20.45 WIB). Lalu dari Jakarta-Makasar pada 24 Juni 2024 menggunakan pesawat Lion Air JT 0898 (pada pukul 01.30-04.50 Wita).

Dihubungi terpisah, Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Gowa Muh Sabir Bangsawan yang dikonfirmasi terkait pemulangan jenazah, mengatakan pihaknya sudah dikabari oleh Disnakertrans Sulsel.

“Iya saya dapat info ini dari Disnakertrans Sulsel. Kemudian saya sampaikan kepada pimpinan lalu kepada pihak keluarga korban lainnya di Tamarunang,” kata Sabir.

Ditanya soal perusahaan mana yang membawa korban ke Malaysia sebagai TKI, Sabir mengatakan belum mengetahuinya secara pasti. Yang jelas, kata dia, diindikasikan korban diberangkatkan secara ilegal karena tidak terdaftar. Jika tidak resmi, KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) kadang kesulitan menanganinya.

“Meski begitu, kami selaku pemerintah tetap melakukan mediasi dan koordinasi untuk pemulangan jenazah korban. Untuk prosesnya, keluarga korban sudah berkoordinasi dengan majikan korban di sana. Kita tunggu perkembangan selanjutnya. Sesuai hasil konfirmasi pihak keluarganya, jenazah korban setibanya di bandara Sultan Hasanuddin Senin subuh akan diantar langsung ke rumah duka di BTN Bukit Tamarunang Blok E6/7, RT/RW 007/007 Kelurahan Tamarunang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa. Jenazah akan dijemput mobil ambulans yang disiapkan oleh pihak keluarga,” jelas Sabir. (sar)



×


Dipulangkan Lewat Entikong Pakai Ambulans

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link