MAKASSAR, BKM — Polemik pembangunan lahan untuk akses jalan Stadion Sudiang akhirnya menemui titik terang. Pemprov Sulsel memberikan solusi untuk menggunakan skema pinjam pakai.
“Untuk jalan GOR Pemkot yang laksanakan. Lahannya pinjam pakai dulu. Diserahkan dulu, mereka bangun,” ujar Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Sulsel Astina Abbas, Rabu (21/8).
Setelah pembangunan selesai, kata Astina, Pemkot Makassar mesti menyerahkan kembali lahan tersebut agar dikelola Pemprov untuk pemeliharaan. “Lalu diserahkan lagi ke provinsi pemeliharaan,” jelasnya.
Diketahui, anggaran yang akan dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur jalan di kawasan Stadion Sudiang sekitar Rp 200 miliar melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2024 Pemkot Makassar. Infrastruktur yang akan dikerjakan meliputi akses jalan, median jalan, saluran drainase, hingga elektrikalnya. Lokasinya dimulai dari samping RS Pertamina, Jalan Pajjaiang, Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya.
Pelaksana Tugas Kepala Bidang Jalan dan Jembatan (BJJ) Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar Andi Harsono mengatakan, ada rintisan jalan sepanjang 1,2 km yang akan dikerjakan. “Penentuan titiknya di samping RS Pertamina lurus sampai masuk ke dalam (menuju stadion),” ucap Andi Harsono.
Saat ini, lanjut dia, pihaknya sementara merampungkan detail enginering design (DED) pembangunan jalan tersebut.
Sebelumnya, rencana pemerintah membangun Stadion Sudiang menemui kendala. Lahan untuk akses jalan menuju stadion hingga kini belum rampung. Dinas PU kota Makassar untuk saat ini masih menunggu penyerahan lahan tersebut dari Pemprov Sulsel. (jun)

