KESEHATAN mental di kalangan gen Z haruslah menjadi perhatian. Karena yang saya lihat sekarang sudah banyak diantaranya mengalami kecemasan atau depresi. Salah satu penyebabnya adalah ketidakpastian masa depan yang dihadapi.
Banyak anak muda sekarang merasa terjebak dalam situasi susah, baik soal pendidikan maupun peluang kerja hingga membuat mereka stres. Itupun turut saya rasakan sekarang ini.
Selain itu, sering membandingkan diri sendiri dengan orang lain di media sosial yang juga bikin masalah kesehatan mental. Bukan berarti iri, tapi gen Z sering melihat kehidupan ideal orang lain yang diposting, sehingga dia merasa tidak cukup baik atau tidak memenuhi ekspektasi.
Hal seperti itu kadang yang bisa bikin mereka jadi kurang percaya diri, stres, bahkan depresi. Apalagi biasanya masyarakat yang ada di sekitar kita itu ikut membanding-bandingkan kehidupan kita dengan orang lain. Jadi kadang hal-hal yang mereka anggap seperti hal sepele, itu terkadang jadi pikiran besar ke orang lain yang berakibat ke kesesatan mental.
Jadi saya rasa penting buat bikin kesadaran dan dukungan untuk kesehatan mental gen Z masyarakat harus memberi ruang buat mereka bicara tentang perasaan tanpa stigma.
Semoga dengan cara itu anak-anak kalangan gen Z bisa lebih tahan banting dan mampu mengatasi masalah kesehatan mental yang ada sekarang.
Karena kesehatan mental yang tidak diatasi tentu dapat menyebabkan berbagai masalah, baik secara fisik maupun psikologis. (jar)

