pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Azhar Silaturahmi di Pesantren dan Ziarah Makam

ASS Ingatkan Untuk Tetap Rendah Hati

MAKASSAR, BKM — Calon gubernur Sulsel nomor urut dua Andi Sudirman Sulaiman (ASS) mengapresiasi seluruh tim pemenangannya yang telah bekerja dengan baik untuk memastikan kemenangan di pilgub Sulsel 2024.
Menurutnya, kerja keras yang dilakukan sejauh ini telah membuahkan hasil, di mana elektabilitas pasangan Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi (Andalan Hati) unggul telak dari rivalnya pasangan Moh Ramdhan Pomanto-Azhar Arsyad (DIA) di hampir semua hasil survei.

“Saya sangat mengapresiasi seluruh tim yang telah bekerja dengan sangat baik. Saya berharap semua tetap semangat sampai hari pencoblosan nanti,” ujar ASS yang disampaikan juru bicara (Jubir) Andalan Hati, Muhammad Ramli Rahim (MRR), Senin (21/10).

Menurtu MRR, ASS juga berpesan agar seluruh tim pemenangan Andalan Hati tidak terlena dengan hasil survei yang ada. Ia meminta agar semuanya tetap rendah hati, sekaligus menjaga sopan santun selama proses pemilu berjalan.
“Jangan sampai lupa diri, tetap jaga sopan santun, dan terus bekerja lebih maksimal lagi. Mari kita mengajak masyarakat untuk memilih dengan cerdas, menunjukkan gagasan-gagasan kita untuk menjadikan Sulsel lebih maju dan lebih berkarakter,” ucapnya.

Diketahui, hampir semua survei elektabilitas kandidat di pilgub Sulsel untuk priode September-Oktober 2024, menempatkan pasangan Andalan Hati unggul telak dari DIA. Salah satunya seperti yang baru-baru ini dirilis lembaga Citra Publik Indonesia (CPI) dan LSI Denny JA.
Pasangan Andalan Hati menunjukkan dominasinya dengan elektabilitas mencapai 61,4 persen, sementara DIA tertinggal jauh dengan hanya 12,9 persen. Survei tersebut dilakukan CPI-LSI Denny JA pada 3 hingga 8 Oktober 2024 di 24 kabupaten dan kota di Sulsel dengan melibatkan 800 responden dan margin of error kurang lebih 3,54 persen.

Silaturahmi Azhar di Ponpes

Calon wakil gubernur Sulsel Azhar Arsyad melanjutkan kunjungan di beberapa lokasi di Kecamatan Malangke, Senin (21/10). Pertama, ia berkunjung di Pondok Pesantren As’adiyah Belawa Baru, Malangke, Luwu Utara (Lutra). Kunjungan itu merupakan bentuk silahturahmi Azhar sebagai alumni pesantren. Kedatangan Azhar disambut wakil pimpinan pesantren bersama ratusan santri dan guru.
“Saya di sini datang silaturahmi, karena ketika saya temukan pondok pesantren di setiap daerah pasti saya singgah untuk silaturahmi,” ucap Azhar.
Sebagai alumni santri, Azhar bercerita kalau ia pernah merasakan duduk di bangku untuk belajar seperti yang dilakukan santri di pesantren itu. “Saya pernah seperti kalian, duduk di bangku ini. Saya percaya bahwa sesuatu yang kita lakukan dengan niat baik, Insyaallah jalan kita terbuka,” lanjut Azhar.

Ia kemudian memberikan nasihat kepada para santri bahwa cita-cita yang diimpikan dan dilakukan dengan tekun, pasti akan tercapai. “Anak-anakku sekarang di bangku aliyah sudah mesti tentukan cita-citanya. Dengan ketekunan secara terus menerus, apa yang kita mau capai pasti terwujud. Dan Anda anak-anakku semua harus meyakini itu,” ujar Azhar yang disambut riuh tepuk tangan dari santri.
Menurutnya, banyak pemimpin hebat di bangsa ini lahir dari pondok pesantren yang mengeyam pendidikan sebagai santri. Dengan keyakinan pertolongan Allah dan kerja keras, lanjut Azhar, mereka bisa menjadi pemimpin. “Banyak pemimpin yang dulunya santri, karena meyakini dengan pertolongan Allah dan kerja keras,” imbuhnya.

Kemudian ia bertanya kepada santri “Yakin untuk menjadi pemimpin di masa depan?” Dengan serentak para santri menjawab, “Yakin,”.
Setelah itu, Azhar kemudian beranjak menuju ke makam Datu’ Sulaiman atau dikenal dengan Datu’ Pattimang untuk berziarah. Mendiang merupakan orang yang menyebarkan ajaran Islam di tanah Luwu.
Tidak jauh dari lokasi makam Datu’ Pattimang, Azhar melanjutkan ziarah ke makam Andi Pattiware yang merupakan Datu’ Kerajaan Luwu ke-XV. Ia juga merupakan Datu’ Luwu yang pertama kali memeluk agama Islam.
Azhar menjelaskan banyak makna di balik ziarah ke makam-makam, apalagi ke makam orang yang mempunyai dampak besar di masyarakat.
“Ini inspirasi bagi kita bahwa jangan pernah melupakan perjuangan para pendahulu kita, dan itu bisa mengilhami dan internalisasi dalam diri kita. Kemudian jaga tradisi-tradisi sebagai pengingat. Kalau kita juga akan mati,” terang mantan anggota DPRD Sulsel ini.

Sebelum ke pondok pesantren dan ziarah, Azhar sempat mengunjungi Pasar Sentral Masamba untuk melihat aktivitas masyarakat di pasar. Seperti biasanya Azhar menyerap aspirasi pedagang pasar dan menyampaikan visi misinya jika terpilih pada 27 November nanti. (rhm)



×


Azhar Silaturahmi di Pesantren dan Ziarah Makam

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link