pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

SD Inpres Pajjaiang Terancam tak Terima Murid Baru

MAKASSAR, BKM — Konflik yang terjadi di SD Inpres Pajjaiang, Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar tak kunjung usai. Setelah seluruh murid harus pindah karena lahan sekolah bermasalah, muncul lagi persoalan baru.

Murid SD Inpres Pajjaiang yang dipindahkan ke SD Inpres Kalang Tubung mengaku tidak nyaman belajar karena merasa dibully dan diancam. Selain itu, ada sejumlah murid yang sudah malas ke sekolah karena alasan lokasi sekolahnya saat ini jauh dari rumah.

Akibat persolan-persoalan itu, sejumlah orang tua murid melakukan aksi demonstrasi belum lama ini. Mereka menuntut murid SD Inpres Pajjaiang yang ‘numpang’ belajar di SD Inpres Kalang Tubung dipindahkan.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Muhyiddin Mustakim mengatakan, pihaknya sudah melakukan klarifikasi terkait persoalan tersebut. Dia menjelaskan, persoalan perundungan dan ancaman melalui surat-surat memang terjadi tapi hanya pada minggu pertama. Hal itu itu pun sudah diselesaikan sehingga tidak ada masalah lagi.

Yang jadi persoalan saat ini, ada sejumlah orang tua yang ingin anak-anak mereka dikembalikan ke sekolah lama yang masih berstatus sengketa. Hanya saja, Disdik Makassar sangat sulit untuk merealisasikannya.
“Ada orang tua ingin kembali ke sekolah lama, Untuk kembalikan tidak mungkin karena masih proses hukum. Apalagi sekolahnya disegel oleh orang yang mengaku ahli waris,” kata Muhyiddin.
Menurut mantan Kepala Dinas Sosial Makassar itu, kalau memang orang tua murid bersikeras ingin memindahkan anaknya dari lokasi belajar saat ini, dan tidak ada solusi akan dipindahkan ke mana, kemungkinan besar pada tahun ajaran baru 2025, SD Inpres Pajjaiang tidak akan menerima murid baru.

“Bisa saja nanti ini kami tidak menerima murid baru untuk ke depan, daripada tidak jelas (asetnya). Nanti kalau sudah jelas baru kita terima murid baru lagi,” kata Muhyiddin.
Untuk orang tua yang mengeluh soal transportasi ke sekolah, pihaknya sudah koordinasi dengan Dinas Perhubungan apakah memungkinkan jika disiapkan bus sekolah dengan trayek di kawasan tersebut.
“Saya juga mau ketemu dengan Dishub Makassar. Mudah-mudahan bisa kami bekerja sama dibantu oleh mereka. Jadi tidak ada alasan lagi untuk tidak pergi sekolah,” imbuhnya.
Saat ini tercatat sebanyak 300 siswa SD Inpres Pajjaiang yang ‘numpang’ belajar di SD Inpres Kalang Tubung.

Dikonfirmasi terpisah, Pjs Wali Kota Makassar Andi Arwin Azis mengaku sudah mendapat penjelasan terkait persoalan yang terjadi pada murid SD Inpres Pajjaiang. “Pak Kadis bilang sudah ditindaklanjuti,” kata Arwin.
Dia berharap dinas terkait terus melakukan monitoring dan bergerak cepat dalam mengatasi persoalan-persoalan yang terjadi di sana, agar semua murid bisa belajar dengan tenang dan nyaman. (rhm)



×


SD Inpres Pajjaiang Terancam tak Terima Murid Baru

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link