Dalam kontestasi pilkada kali ini kita berharap agar pemimpin yang terpilih menjunjung tinggi transparansi dalam pengelolaan pemerintahan daerah untuk lima tahun ke depan. Dalam mengelola pemerintahan sangat penting untuk bersikap transparan. Seorang pemimpin yang transparan merupakan figur yang bersikap terbuka dan jujur, serta mendorong komunikasi yang terbuka dalam pengelolaannya.
Pemimpin yang transparan memiliki beberapa ciri, diantaranya berbagi informasi secara bebas kepada masyarakat, terbuka dengan masukan yang diajukan, dan senantiasa menyambut pertanyaan yang ditujukan. Transparansi dalam kepemimpinan juga berarti memastikan bahwa seluruh masyarakat selalu mendapatkan informasi terkini.
Pemimpin yang transparan harus beroperasi dengan asumsi bahwa ia dan jajarannya bekerja menuju tujuan yang sama, yakni kedaulatan masyarakat. Pemimpin yang transparan akan berusaha untuk mempraktikkan apa yang ia katakan, menetapkan visi misi yang sangat jelas, dan berkomunikasi secara efektif dengan setiap orang.
Hal itu dihadarpkan dapat menciptakan suasana pemerintahan daerah yang menyenangkan. Tidak ada kekhawatiran dari individu tertentu serta tidak ada perilaku plin-plan yang dapat melemahkan reputasi pemerintahan, sebab semuanya berjalan dengan transparan.
Memimpin dengan transparansi membutuhkan kemauan untuk jujur dan terbuka kepada masyarakat, yang kemudian dapat melihat dan mengevaluasi semua yang pemimpin dan jajarannya lakukan. Untuk itu penting bagi sosok kepala daerah untuk memimpin dengan integritas, dengan cara-cara yang sesuai dengan nilai-nilai moral secara nyata. Dengan demikian, masyarakat akan memberi kesetiaan dan kepercayaan mereka terhadap pemerintahan yang berjalan.
Dengan menerapkan transparansi dalam kepemimpinan secara konsisten, roda pemerintahan akan mendapatkan berbagai manfaat yang sangat berarti bagi perkembangan daerah itu sendiri. Di saat pemimpin memilih untuk terbuka dan jujur dengan masyarakat maka hal tersebut akan membuat rakyat merasa dihargai, merasa didengarkan.
Dengan menunjukkan kepada karyawan betapa sosok pemimpin menghargai kontribusi dan pendapat mereka, sehingga dapat membangun fondasi kepercayaan dan loyalitas yang tinggi dari setiap orang, yang secara otomatis masyarakat akan berperan ini sebagai brand ambassador terbaik untuk pemerintahan yang tengah bekerja.
Dalam kontestasi pilkada ini setiap paslon harus menunjukkan komitmennya akan pengelolaan yang transparan agar masyarakat dapat mengawasi jalannya pemerintahan itu sendiri. Secara teori, transparansi adalah sebuah langkah yang dilakukan oleh satu kesatuan, baik organisasi pemerintah maupun non-pemerintah dengan mempublikasikan informasi, baik informasi keuangan atau informasi lainnya yang ditujukan bagi setiap orang untuk dapat mengakses dan mengetahui setiap kegiatan yang dilakukan.
Dalam bidang pemerintahan, transparansi adalah keterbukaan dalam melakukan segala kegiatan. Hal ini terutama berupa keterbukaan informasi, komunikasi, bahkan dalam hal budgeting. (yus)

