pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Januar: Mulia Siap Menjalin Komunikasi dengan Danny Pomanto

IST PENDIDIKAN POLITIK--Calon wali kota Makassar terpilih Munafri Arifuddin menghadiri acara pendidikan politik Partai Perindo di Whiz Prime Hotel, Jalan Sultan Hasanuddin, Sabtu (21/12).

MAKASSAR, BKM–Pemenang pada kontestasi pemilihan wali kota (Pilwlai) Makassar 2024, Munafri Arifuddin (Appi), mengungkapkan harapannya agar Partai Perindo terus berperan aktif dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat Kota Makassar.

Appi menegaskan bahwa peran Perindo sebagai mitra strategis pemerintah sangat dibutuhkan.
“Saya berharap Partai Perindo beserta seluruh kader dan simpatisannya dapat berfungsi sebagai kontrol sosial yang efektif, memberikan informasi valid kepada pemerintah untuk memecahkan berbagai persoalan yang ada di masyarakat,” ujar Appi saat menghadiri acara Pendidikan Politik yang digelar DPD Perindo Makassar di Whiz Prime Hotel, Jalan Sultan Hasanuddin, Sabtu (21/12).
Menurutnya, pemerintah harus dapat merespon cepat isu-isu yang berkembang di masyarakat, dengan bantuan partai politik yang mampu memberikan pemahaman dan solusi yang konstruktif.
“Kami menginginkan agar kader dan simpatisan Perindo bisa menjadi mata dan telinga bagi pemerintah, bukan hanya sebagai provokator, tetapi sebagai penyambung informasi yang bermanfaat dan memberi pengertian terhadap apa yang akan kami lakukan ke depan,” tambahnya.

Ketua Partai Golkar Makassar itu juga mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi terhadap militansi seluruh kader partai pengusung pasangan MULIA (Munafri-Aliyah).
Ia menyebutkan bahwa semua partai pengusung, baik yang memiliki kursi legislatif maupun tidak, telah bekerja maksimal, antara lain Golkar, Demokrat, Perindo, Hanura, PBB, Ummat, hingga PKN.
“Peran besar Partai Perindo dalam memenangkan pasangan MULIA tidak bisa dipungkiri. Kader-kader Perindo hadir di setiap titik kampanye, memberikan dukungan tanpa henti. Saya sangat mengapresiasi kontribusi mereka,” ujar Appi.
Menurutnya, militansi kader Perindo dalam Pilwali Makassar menunjukkan bahwa partai ini siap bekerja keras dan berjuang untuk perubahan yang lebih baik di Kota Makassar.
“Kami telah membuktikan bahwa jika diberi ruang, partai ini bisa bekerja secara maksimal untuk memenangkan tujuan bersama,” tambahnya.

Appi juga mengingatkan bahwa kemenangan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang dalam membangun Kota Makassar yang lebih baik.
Ia berharap kebersamaan antara Perindo dan pasangan MULIA dapat terus berlanjut selama lima tahun ke depan.
“Ini adalah kemenangan kita bersama. Jika kita menang, kita menang bersama-sama. Jika kita kalah, kita kalah bersama-sama. Kami mengharapkan dukungan berkelanjutan dari seluruh kader Perindo dalam setiap langkah yang kami ambil,”ucapnya.

Ketua DPW Partai Perindo Sulsel, Sanusi Ramadhan, bersama Ketua Perindo Makassar, Afdalyana Rachman, turut hadir untuk memberikan dukungan dan memperkuat komitmen Dalam mengawal pemerintahan era Munafri-Aliyah.
Sementara itu, tim Transisi pasangan MULIA siap menjalin komunikasi dengan wali kota Makassar saat ini, Danny Pomanto.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan keberlanjutan program prioritas yang bermanfaat bagi masyarakat dan menjaga stabilitas pemerintahan. Hal itu disampaikan Juru bicara Tim Transisi, Andi Januar Jaury Dharwis.
Andi Januar menyampaikan bahwa komunikasi ini dilakukan untuk menciptakan harmoni antara pemerintahan lama dan baru.
“Kami ingin memastikan keberlanjutan program dan kebijakan yang baik, serta mengidentifikasi langkah-langkah strategis yang sinkronisasi mendukung visi dan misi Wali Kota terpilih,”ujar Andi Januar, Minggu (22/12).
Ketua Bappilu Partai Demokrat Sulsel itu mengaku menghormati di mana posisi tim transisi tidak memiliki dasar hukum formal untuk berkoordinasi secara langsung dengan pemerintahan lama, tetapi keberadaannya dapat diterima berdasarkan prinsip praktik terbaik (best practice) tata kelola pemerintahan.

Hal ini dapat ditafsirkan pada norma Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 86 Tahun 2017.
Dalam Permendagri itu mengatur tentang perencanaan pembangunan daerah, yang melibatkan konsultasi dan koordinasi dalam masa transisi.
Utamanya dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) oleh kepala daerah terpilih. (jun/rif)



×


Januar: Mulia Siap Menjalin Komunikasi dengan Danny Pomanto

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link