pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

DPRD Siap Perjuangkan Nasib Guru Non ASN

IST TERIMA ASPIRASI--Komisi A DPRD Sulsel menerima aspirasi dari forum guru non ASN Pendidikan Menengah Sulsel di Ruang Rapat Komisi A, Lantai III Gedung Tower, Kamis (9/1).

MAKASSAR, BKM–Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan siap memperjuangkan nasib guru non aparat sipil negara (ASN)
Hal tersebut terungkap pada rapat dengar pendapat (RDP) ketika Komisi A DPRD Sulsel menerima aspirasi dari forum guru non ASN Pendidikan Menengah Sulsel di Ruang Rapat Komisi A, Lantai III Gedung Tower, Kamis (9/1).

Pada kesempatan ini, tenaga pengajar yang tidak lolos dalam seleksi PPPK, mempertanyakan kejelasan nasib mereka selaku guru non ASN se-Sulsel.
Ketua Komisi A DPRD Sulsel, Andi Muhammad Anwar mengatakan bahwa RPD ini sebagai wadah untuk menindak lanjut apa yang menjadi aspirasi guru non ASN di lingkup Pemprov.
“Mereka dari guru non ASN, sampaikan apa menjadi permasalahan. Semoga apa menjadi aspirasi dipenuhi. Saat pendaftaran PPPK masih ada belum terkafer, harapan bisa dipenuhi,” katanya.
Legislator PKB itu berharap agar Pemprov menyediakan kuota khusus bagi tenaga pendidik yang dianggap memenuhi syarat diangkat menjadi tenanga PPPK di sekolah masing-masing.
“Apa yang menjadi tuntutan akan menjadi perhatian dan solusi dari Pemprov. Ini perlu diperhatikan bersama,” tuturnya.

Sebelumnya, koordinator guru bahasa Inggris Awaluddin Arman menyampaikan beberapa poin soal aspirasi mereka di hadapan rapat.
“Pemerintah Provinsi diharapakan kepastian dan time lain, serta regulasi yang jelas bagi guru dengan status R3, sehingga kami tidak perlu terus seleksi ulang yang melelahkan,” kata Awaluddin.

Awaluddin mencontohkan, pada seleksi PPPK baru-baru ini banyak dari tenaga profesi guru yang tidak lulus di Pemprov Sulsel.
Dengan bergitu, ia menyebutlan bahwa bagi peserta yang lulus, ditempatkan di induknya masing-masing. Jangan menggeser guru yang sudah ada di sekolah tersebut.
Poin lain juga menjadi tuntutan adalah optimalisasi formasi yang tersisa, banyak ke formasi yang kurang. Seperti formasi guru BK dan TIK.
“Kami berharap agar kuota tersedia bagi guru. Angkat semua non ASN yang ada di lingkup Pemprov Sulsel, sebagai PPPK penuh waktu, jangan paruh waktu,”pintanya.
Selain perwakilan forum guru non ASN pendidikan menegah Sulsel juga hadir perwakilan Pj. Gubemur, Inspektur Daerah Sulsel, Kepala Dinas Pendidikan Sulsel dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah Sulsel. (rif)



×


DPRD Siap Perjuangkan Nasib Guru Non ASN

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link