CURAH hujan yang tinggi mulai bergeser ke arah Sulsel bagian utara, Rabu (12/2). Hanya saja, beberapa hari yang lalu hujan intensitas sedang hingga lebat mengguyur pesisir barat Sulsel, meliputi Makassar, Maros, Pangkep hingga ke Barru. Imbasnya banjir merendam sejumlah titik.Termasuk jalan poros utama Trans Sulawesi yang membuat kendaraan tak bisa melintas.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar memprediksi hujan lebat akan bergeser, dari pesisir barat Sulsel mengarah ke wilayah Sulsel bagian utara.
“Untuk beberapa hari, tiga hari ke depan perlu diwaspadai potensi hujan sedang hingga lebat di Sulsel Bagian Utara,” kata Forecaster BMKG Wilayah IV Makassar, Rizky, Rabu (12/2).
Wilayah utara Sulsel, seperti Luwu Timur, Enrekang, Luwu Utara, Luwu, Palopo, Tana Toraja hingga Sidrap disebutnya harus ekstra waspada.
Begitu juga dengan sebagian wilayah perbatasan di Wajo serta Parepare.
Kontur wilayah pegunungan di wilayah utara Sulsel, membuat masyarakat perlu waspada bencana longsor, terlebih bagi masyarakat yang tinggal di wilayah dataran tinggi maupun lereng bukit.
Sementara itu, intensitas hujan di wilayah pesisir barat Sulsel diprediksi akan mulai berkurang.”Pesisir barat kami perkirakan jauh berkurang dari beberapa hari terakhir,” lanjutnya.
Meski begitu, Rizky menjelaskan masih butuh beberapa hari agar banjir di Makassar dan Maros surut.”Banjir yang terjadi butuh Waktu untuk berangsur surut,” jelas Rizky.
Masyarakat pun diminta tetap waspada terkait kondisi cuaca di Sulsel, utamanya di daerah utara Sulsel.(jun)

