AL-QUR’AN merupakan kitab suci umat Islam yang diwahyukan langsung oleh Allah Swt kepada Nabi Muhammad Saw.
Di dalamnya terdapat banyak sekali petunjuk jalan yang apabila dipegang teguh dan diamalkan, maka manusia akan mendapatkan keselamatan dunia dan akhirat kelak nanti.
BAYANGKAN saja, dengan membaca satu hurufnya kita sudah mendapatkan satu kebaikan yang dilipatgandakan menjadi 10 kebaikan. Akan menjadi nilai plus jika kita menghafalnya. Di mana bila menghafalnya, ita mengulang-ulang setiap bacaannya, maka akan mendapat banyak sekali kebaikan.
Selain itu, membaca dan menghafal adalah suatu kewajiban bagi umat Islam, karena kita akan mendapatkan banyak sekali manfaat. Salah satunya adalah akan mendapatkan syafaat kelak di akhirat nanti.
Namun masih banyak orang yang mengalami kesulitan untuk menghafal ayat suci Al-Qur’an. Alasannya pun beragam. Mulai dari ada yang tidak bisa mengaji, ada yang merasa susah dan masih banyak lainnya.
Hal tersebut juga dibenarkan oleh Ustaz Alhfafidz Hasrullah. Menurutnya, menghafal Al-Quran bisa dikatakan gampang-gampang susah. Untuk itu, hal pertama yang harus dilakukan adalah memperbaiki bacaannya.
Walaupun tak bisa dipungkiri bahwa kemampuan atau otak seseorang itu berbeda-beda, namun ia mengaku selama seseorang ingin menghafal Al-Quran maka dia pasti bisa.
“Kalau berbicara mengenai menghafal Al-Quran itu boleh dibilang gampang-gampang susah. Tetapi yang paling pertama itu ketika kita ingin menghafal Al-Quran, yah diperbaiki dulu bacaannya. Karena ini banyak orang yang tidak sabar,” ujar Ustaz Alhfafidz Hasrullah dalam siniar Obrolan Ramadan yang tayang di kanal Youtube BKM News. .
“Kemudian ketika menghafal itu kan orang itu berbeda-beda kemampuan dan bakatnya. Ada yang lambat, ada yang sedang-sedang, ada juga yang cepat. Jadi setiap orang itu diberikan oleh anugerah, khususnya menghafal Al-Qur’an. Tetapi siapa pun yang ingin menghafal Al-Qur’an itu pasti bisa. Tapi perlu diingat bahwa kemampuan orang itu berbeda-beda, ada yang cepat dan ada yang lambat,” jelasnya.
Untuk itu, lanjut Ustaz Alhfafidz Hasrullah, ada beberapa hal yang wajib dilakukan jika ingin menghafal Al-Qur’an. Salah satunya adalah meniatkan karena Allah Swt.
“Yang paling utama adalah niat harus diperbaiki, harus betul-betul karena Allah. Kemudian sekarang ini kan banyak iming-imingnya. Misalnya menghafal Al-Qur’an gampang jadi polisi, menghafal Al-Quran akan mudah untuk masuk kampus, karena sekarang itu ada beberapa jurusan yang mempermudah bagi orang-orang yang menghafal Al-Quran. Tetapi itu sebenarnya hanyalah motivasi dunia. Namun hal itu juga tentu tidak salah karena bisa memotivasi anak-anak. Tetapi yang terpenting adalah niat karena Allah,” terangnya.
Yang kedua, menurut Ustaz Alhfafidz yakni bersabar dan memperbanyak doa agar dimudahkan dalam proses menghafal.
“Selanjutnya yaitu harus banyak bersabar. Karena kadang kita hafal satu halaman dan satu jam kita duduk tetapi belum hafal-hafal. Jadi setiap orang itu memang harus banyak bersabar dan harus banyak berdoa supaya kita dimudahkan dalam menghafal Al-Qur’an,” sambungnya.
Selain itu, pria yang juga Pengurus Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Dai Muda Indonesia (IDMI) Sulsel ini menegaskan bahwa seseorang yang ingin menghafal Al-Qur’an maka perlu bimbingan seorang guru yang betul-betul memahami ilmu Al-Qur’an.
“Harus ada bimbingan dari guru. Jadi kalau orang menghafal baru tidak ada guru pasti salah baca. Bagaimana pun jagonya membaca Al-Qur’an namun menghafal sendiri pasti ada salahnya. Makanya, jika ada orang yang ingin menghafal Al-Qur’an maka dia harus mencari guru yang bagus bacaannya,” imbuhnya. (jar)

