BULUKUMBA, BKM–Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Bulukumba HA Andi Edy Manaf masih memilih irit bicara sekaitan dengan pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) PAN Sulawesi Selatan yang rencananya digelar Mei mendatang.
Politikus yang populer dikenal dengan jargon ‘Temanta Semua’ ini, mengaku akan terus mengikuti perkembangan dan dinamika Muswil PAN Sulsel, termasuk nama-nama calon ketua yang mendaftar.
Edy Manaf menyebut belum ada kepastian waktu tentang pelaksanaan Muswil PAN Sulsel. Namun demikian, dia menguraikan bahwa sudah banyak yang mendaftar untuk menjadi nahkoda PAN Sulsel ke depan.
“Belum ada jadwal Muswil PAN Sulsel. Masih menunggu petunjuk DPP,” ujar Edy Manaf saat diminta tanggapannya oleh Reporter Berita Kota Makassar di Bulukumba, pada Rabu (23/4).
Menurut dia, pendaftar calon Ketua DPW PAN Sulsel terdiri dari beberapa kader yang menjabat sebagai bupati dan wakil bupati di Sulsel. Tak terkecuali ketua DPW PAN Sulsel saat ini, Ashabul Kahfi.
“Kalau saya tidak salah ada sembilan atau sepuluh yang mendaftar, termasuk saya sudah mendaftar. Jadi belum ada yang dijago-jagokan,” kata Edy Manaf.
Sebab itu, Edy Manaf yang juga merupakan Wakil Bupati Bulukumba dua periode, tak menampik jika terjadi dinamika yang menarik di Muswil PAN Sulsel nantinya. Itu diungkap saat dirinya ditanya apakah proses Muswil akan berlangsung dinamis atau tidak?.
“Pak Ashabul Kahfi mendaftar. Ibu Husniah Talenrang mendaftar. Pak Chaidir Syam mendaftar. Pak Irfan AB mendaftar. Saya juga mendaftar. Kita tunggu saja perkembangannya. Kami terus berkomunikasi. Masa sesama kader tidak komunikasi,” kata Edy Manaf.(ful/rif)
Selain Pemilihan, Muswil Bahas Program Kerja dan LKPJ
MAKASSAR, BKM–Wakil Ketua DPW PAN Sulsel, Dr Usman Lonta menjelaskan, Muswil digelar tidak hanya untuk memilih ketua DPW yang baru, Namun, untuk merumuskan program kerja (Proker) pengurus DPW PAN Sulsel Periode 2025-2030.
“Muswil VI kali ini diharapkan dapat memberikan arahan strategis bagi partai berlambang matahari terbit dalam menghadapi tantangan politik yang semakin dinamis,” katanya.
Selain memilih ketua, Muswil juga akan membahas dua agenda besar lainnya, yaitu laporan pertanggungjawaban (LPJ) pengurus periode saat ini (2020-2025).
Kemudian, menyusun program kerja lima tahun ke depan. Jadi ada tiga hal akan dibahas dalam Muswil.
“Program ini akan mencakup prioritas-prioritas partai dalam rangka memperkuat posisi politik PAN di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Juga dapat menghasilkan langkah-langkah konkret,” harapnya.
Salah satu calon Ketua PAN Sulsel, Chaidir Syam, secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk maju di Muswil.
Meski belum ada pengumuman resmi dari DPP, nama Chaidir telah diajukan bersama sejumlah kandidat lainnya sebagai bakal calon Ketua DPW.
Dalam keterangannya, Chaidir menegaskan bahwa ia menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada DPP.
“Soal Muswil, kita tunggu keputusan dari pimpinan pusat. Semua nama sudah dikirim ke DPP, dan sebagai kader yang baik, kita harus siap menerima apapun keputusan tersebut,” ujar Chaidir.
Bupati Maros dua periode ini akan bersaing dengan sejumlah nama besar, termasuk petahana Ashabul Kahfi dan Husniah Talenrang, adik Kabaharkam Polri Komjen Pol. Fadil Imran.
Soal potensi bersaing dengan tokoh-tokoh besar seperti Kahfi dan Talenrang, Chaidir menanggapi dengan tenang. Menurutnya, tidak ada istilah ‘lawan’ dalam kontestasi internal partai. “Mereka bukan lawan, mereka sahabat dan saudara. Jadi apapun hasilnya nanti, kalau saya diberi amanah menjadi Ketua DPW, tentu saya siap dan berterima kasih. Kalau tidak, saya tetap siap untuk menjalankan tugas partai di posisi manapun,” tegasnya.
Sedangkan, Talenrang secara singkat memamerkan fotonya bersama Sekretaris Jenderal PAN, Eko Hendro Purnomo usai halalbihalal. “Hari ini bersama Sekjend DPP PAN @ekopatriosuper dan Bappilu DPP PAN kord. Sulawesi @ashabulkahfidjamal,” tulis Husniah di IG pribadinya. (rif)

