pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Zulhas Target PAN Sulsel Enam Kursi di Senayan

Kahfi, Chaidir, Husniah Jadi Calon Formatur, Diberi Tugas Susun Kepengurusan

MAKASSAR, BKM — Musyawarah Wilayah (Muswil) Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Selatan kini tenga berlangsung. Pembukannya dilaksanakan Minggu (4/5), bersamaan dengan Muswil PAN Sumatera Barat dan Bangka Belitung. Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan membuka kegiatan ini.

Dalam arahannya, Zulhas –akronim nama Zulkifli Hasan– memasang target untuk Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Sulsel menambah kursi di DPR RI dari sebelumnya tiga menjadi minimal empat dan maksimal enam kursi pada pemilu legislatif (pileg) 2029 mendatang.

Menurut Zulhas, pencapaian target itu semuanya bergantung pada kinerja dan kerja-kerja politik masing-masing. “Ketua dan pengurus DPW perlu mendapat tambahan tiga kursi. Kita ingin agar pada pileg 2029 mendatang, PAN meraih tambahan kursi utamanya di Senayan. Khusus Sulsel, kita ingin kursi PAN yang selama ini tiga, bisa naik empat hingga enam kursi untuk DPR RI,” tegas Zulhas.
Sebagai motivasi, Zulhas berharap kader PAN tidak perlu minder. “Jangan minder, kita sekarang berada di tengah-tengah pemerintahan. Kita punya sembilan menteri. Karena itu kita ingin tembus empat besar. Yakin kita bisa berpulang,” janji Zulhas.

Usai Zulhas berbicara, Pimpinan Muswil Viva Yoga kemudian mempersilakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PAN Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio memimpin jalannya acara untuk menambahkan motivasi kepada peserta muswil. Eko Patrio menegaskan pentingnya persatuan dalam partai. Hal itu, kata Eko, merupakan perintah dari ketua umum.
“Mufakat tadi sudah ditekankan oleh ketua umum. Keputusan ini harus menjadi ruang akomodasi untuk seluruh kader,” katanya.
Menurutnya, target PAN untuk tembus empat besar tidaklah sulit karena hanya persoalan internal semata. “Saudara semua, ketua umum PAN kita paling layak dan petarung dibanding dengan ketua umum partai-partai lain,” puji Eko Patrio.

Calon Formatur

Dalam muswil DPW PAN Sulsel, terdapat 13 nama calon formatur yang disebut Viva Yoga Mauladi, selaku pimpinan muswil. Tiga diantaranya diberi tugas untuk menyusun kepengurusan. Masing-masing Ashabul Kahfi, Husniah Talenrang, dan Chaidir Syam. DPP kemudian menambah satu unsur dari pusat, yakni Viva Yoga Mauladi.
Muswil PAN Sulsel yang digelar di Hotel Claro, Jalan AP Petta Rani Makassar, menjadi agenda evaluasi kepengurusan dan penetapan calon ketua wilayah. Kegiatn ini dibuka secara virtual Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan. Sementara Wakil Ketua Umum DPP PAN Viva Yoga Mauladi memimpin jalannya sidang pleno penetapan formatur.
Viva Yoga menyampaikan langsung penetapan tiga nama tersebut. “Kami menetapkan formatur yang pertama Ashabul Kahfi, Husniah Talenrang, dan Chaidir Syam,” ungkap Viva Yoga saat memimpin sidang.
Sosok tiga calon ketua DPW PAN Sulsel, yakni Ashabul Kahfi merupakan petahana dan anggota DPR RI dua periode serta tengah menjabat sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP PAN untuk wilayah Sulawesi.

Kedua, Chaidir Syam merupakan Bupati Maros sekaligus Ketua DPD PAN Maros. Ketiga, Husniah Talenrang adalah Bupati Gowa dan Ketua DPD PAN Gowa. Terakhir, Viva Yoga Mauladi adalah Waketum DPP PAN.
Penetapan formatur ini menandai tahapan penting dalam proses regenerasi dan penguatan kepemimpinan PAN di Sulsel. Ketiga formatur nantinya akan bermusyawarah untuk menentukan ketua DPW PAN Sulsel definitif, yang akan memimpin kepengurusan partai untuk lima tahun ke depan.
Ashabul Kahfi yang telah menjabat selama empat periode menyampaikan rasa terima kasih dan permohonan maaf kepada seluruh kader dan menekankan pentingnya kerja kolektif dalam membawa PAN kembali berjaya.
“Selama memimpin PAN Sulsel, kami telah menorehkan berbagai capaian, mulai dari memenangkan pemilihan gubernur hingga menempatkan kader di DPR RI. Namun, ada penurunan yang harus menjadi pelajaran bagi kita semua,” ujarnya.

Kahfi juga menyebutkan sejumlah capaian kader PAN di daerah, seperti peningkatan jumlah kursi di DPRD Maros dari enam menjadi 14 kursi, serta penambahan kursi di Luwu Timur, Luwu Utara, dan Gowa.
“Ketua DPW yang baru harus mampu mengakomodasi seluruh kader agar PAN tetap menjadi rumah perjuangan. Kita ingin PAN terus menjadi pemenang di Sulsel,” pinta Kahfi.
Muswil PAN Sulsel 2025 juga dihadiri secara fisik oleh perwakilan DPD se-Sulsel dan diikuti secara daring oleh pengurus DPC dari seluruh kabupaten/kota. Muswil digelar secara hybrid sebagai bagian dari efisiensi dan penguatan koordinasi lintas wilayah.

Musyawarah Mufakat

Terpisah, Chaidir Syam memberikan pernyataan usai dirinya terpilih bersama Viva Yoga, Ashabul Kahfi, Husniah Talenrang. Keempat nama ini akan melakukan pertemuan rapat untuk membahas dan menentukan kepengurusan DPW PAN Sulsel ke depan
Kapan akan rapat? “Kita belum tahu, kita masih menunggu jadwal dari DPP PAN. Karena ada unsur dari DPP (Viva Yoga), jadi kemungkinan kita akan menunggu jadwal resmi. Tadi tidak dijelaskan berapa lama melakukan rapat pembentukan kepengurusan. Yang paling utama diputuskan adalah empat formatur calon ketua untuk menyusun kepengurusan DPW PAN Sulsel. Keempat ini akan berembuk menentukan siapa ketua terpilih,” jelas Chaidir yang juga Bupati Maros.

Soal kesiapan dirinya, Chaidir menegaskan bahwa yang paling utama adalah dirinya merupakan kader PAN. ”Saya sudah 25 tahun jadi kader. Apapun putusan dari formatur dan DPP PAN, kita sangat siap dan bersedia. Soal apakah saya diamanahkan jadi ketua atau diberikan amanah di posisi lain, saya tetap setuju dan sepakat. Pada intinya bagaimana kita melihat kebesaran PAN Sulsel ke depan,” ucapnya.
Apakah sudah bangun komunikasi dengan Husniah Talenrang? “Yang paling utama kan, sekali lagi saya bilang kita ini sama-sama kader PAN, komunikasi tetap cair. Tadi pagi (kemarin) kita sama-sama, hari ini kita sama-sama juga. Insyaallah untuk kepengurusan DPW PAN Sulsel ke depan, kita hasilkan secara musyawarah mufakat,” tandasnya.

Ditanya tentang gambaran kepengurusan DPW PAN Sulsel, Chaidiri mengaku belum melihat komposisi (struktur kepengurusan) yang diharapkan dari DPP PAN. ”Karena kita menunggu struktur. Tapi paling utama seperti disampaikan Ketum PAN Zulkifli Hasan, bagaimana PAN Sulsel ke depannya terus meningkat. Misalnya menambah perolehan kursi baik di DPR pusat, provinsi, dan kabupaten/kota,” ujarnya.
“Jadi keputusannya itu, diserahkan ke empat nama yang sudah ditetapkan. Jadi sekarang Muswil PAN Sulsel ini diserahkan dan akan diputuskan empat nama,” pungkasnya. (rif)



×


Zulhas Target PAN Sulsel Enam Kursi di Senayan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link