pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Kisah Andi Nasrullah, Pemilik Usaha Jeruk Ajah

Kru Maskapai yang Banting Setir, Raup Untung Ratusan Ribu Sehari

TIDAK sedikit mereka yang dulunya bekerja sebagai karyawan memilih banting setir ke dunia usaha. Salah satunya adalah Andi Nasrullah.

”SEBELUMNYA saya bekerja di bandara pada salah satu maskapai penerbangan. Karena kalau jadi karyawan terus tidak akan membuat orang kaya. Jadi kita berdagang, karena sembilan dari sepuluh jalan rejeki itu ada di perdagangan,” tutur Andi Nas, sapaan akrabnya. Ia ditemuk tim Youtube kanal BKM News di gerobak usahanya Jalan Monumen Emmi Saelan, Makassar.

Kurang lebih setahun tepatnya pada bulan Juli tahun lalu, ia memulai usahanya berjualan jeruk peras. Jam operasinya dari pukul 11.00 hingga 21.00 Wita.
Ia kemudian berkisah tentang awal mula usaha yang menggunakan brand Jeruk Ajah. ”Waktu itu saya lagi di Jakarta. Terus, ada usaha seperti ini saya kembali ke Makassar karena belum ada usaha seperti ini. Lalu saya bukan usaha ini,” ujar pria asli Makassar ini.

Untuk modal awal, Andi Nas menyebut angka di kisatar Rp17 juta hingga Rp20 juta. Omzet yang dialokasikan dalam satu hari bergantung cuaca.
”Kalau cuacanya lagi tidak bersahabat, biasanya dapat untung Rp200 ribu. Tapi kalau terik bisa sampai jutaan. Kalau omzet Rp1 juta sehari, untungnya kalau hujan itu ada di Rp400 ribuan. Biasanya (keuntungan) dipakai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” terangnya.

Ditanya tentang menu yang tergolong best seller, ia menyebut sunkist yakult. ”Ini yang sangat disukai sama orang-orang di sini,” imbuhnya.

Dalam proses produksinya, Andi Nas sangat memperhatikan kebersihan. ”Yang paling pertama dan utama adalah kita harus jaga kebersihan. Jeruknya kita sikat dulu. Kita cuci lalu buahnya dipotong, kita peras, dan ditambahkan gula secukupnya,” jelas pria yang memiliki latar belakang pendidikan SMA ini.
Terkait harga bahan baku yang digunakan, Andi Nas menyebut angkanya relatif. Kadang naik dan biasa pula turun. Namun yang paling mahal adalah buah sunkist. Bisa sampai Rp600 ribu per dus. Karena musiman, buah jenis ini agak susah didapat sehingga harganya mahal. (*/rus)



×


Kisah Andi Nasrullah, Pemilik Usaha Jeruk Ajah

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link