MAKASSAR, BKM–Tahap Verifikasi Pendaftaran SPMB SMA Unggulan di Kota Makassar ditambah satu hari hingga hari ini, Senin (2/6).Hal ini dikarenakan adanya libur Nasional.
Untuk pengumuman kelulusan dimundurkan Selasa (3/6) besok. Mereka yang dinyatakan lulus ini berhak masuk di empat sekolah unggulan Makassar, SMAN 1, SMAN 2, SMAN 5 dan SMAN 17 Makassar, adapun yang akan dinyatakan lulus ini berjumlah 1.548 dari empat SMAN unggulan tersebut.
“masih ada yang belum diverifikasi, sisa sedikit yang belum. Waktu verifikasi belum cukup, makanya harinya ditambah.Apalagi yang mendaftar kan banyak, nah waktu verivikasi yang diberikan itu tidak cukup, apalagi kemarin ada Hari Kenaikan Kristus (hari libur),” jelas Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Bapak Iqbal Nadjamuddin, saat dikonfirmasi, Minggu (1/6).
Kuota sekolah unggulan di Makassar itu terbanyak di SMAN 5 Makassar, yakni sebanyak 432 murid dengan 12 Rombel, sementara kuota untuk SMAN 1 Makassar itu sebanyak 396 murid dengan 11 Rombel, selanjutnya SMAN 2 Makassar menerima sebanyak 360 murid dengan 10 Rombel dan SMAN 17 Makassar hanya menerima 360 murid dengan 10 Rombel.
Sebelumnya, Kabid SMA Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel, M. Nur Kusuma menyampaikan ada sekitar 10.037 calon murid yang melakukan pendaftaran masuk SMAN unggulan di Makassar. Data itu belum dirampungkan, sebab data tersebut ditampung 2 jam sebelum pendaftaran ditutup.
“10.037 calon murid pendaftar masuk SMA unggulan per saat ini, pukul 06.51 malam, 28 Mei 2025, pukul 08.00 Wita final (pendaftaran ditutup),” ungkap M Nur Kusuma.
Tes Masuk Sekolah Unggulan Sudah Selesai Digelar, sebelum pendaftaran, calon murid tersebut telah melakukan Tes Potensi Akademik (TPA) masuk sekolah unggulan di Makassar. TPA masuk SMAN unggulan ini sendiri sudah dilangsungkan sejak 15-19 Mei dan ada lagi TPA ulang bagi mereka yang mengalami kendala teknis saat tes sebelumnya sebanyak 1.614 pada 22 Mei 2025 lalu.
Sementara pendaftaran masuk SMAN unggulan di Makassar ini dibuka pada 26-28 Mei 2025 dan pengumuman kelulusan pada 2 Juni 2025 mendatang.
Begini Perhitungan Nilai sebagai Syarat Lulus Sekolah Unggulan di Sulsel
Masuk sekolah unggulan di Sulsel tak membuka jalur afirmasi, domisili dan jalur perpindahan guru. Namun jalur masuk sekolah unggulan ini melalui jalur tes akademik atau Tes Potensi Akademik (TPA) yang diakumulasi nilai raport calon murid semester 1-5.
TPA sendiri sudah dilangsungkan sejak 15-19 Mei dan ada lagi TPA ulang bagi mereka yang mengalami kendala teknis saat tes sebelumnya sebanyak 1.614 pada 22 Mei 2025 lalu.
“Adapun perhitungan nilai untuk bisa lolos masuk di sekolah unggulan adalah rata-rata nilai semester 1 sampai 5 dijumlahkan dikali dengan nilai TPA nya. Jadi misalnya nilai TPA nya 50, maka jumlah akumulasi nilai raport dikali 50 persen, itulah bobotnya,” jelas Bagian Teknis Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sulsel 2025, Muliyama Tanjung.
Muliyama juga menyampaikan alasan Disdik menggunakan opsi TPA sebagai salah satu syarat masuk sekolah unggulan.
“Dinas pendidikan memilih TPA itu dalam Permendikdasmen nomor 3 tahun 2025 di situ sangat jelas disebutkan bahwa nilai raport lulusan SMP sederajat itu wajib dibobot. Nah pada saat itu tim penyusun Juknis itu memberikan beberapa opsi ke pimpinan, salah satunya adalah tes yang disebut TPA,” ujarnya.
Muliyama melanjutkan bahwa soal yang terdapat pada TPA ini terbagi dalam 4 bagian yang sifatnya rahasia. Adapun jumlah soal TPA ini ada 60 dengan waktu 60 menit.
“Jadi ada empat bagian dalam soal tes ini, pertama soal kategori verbal, numerik, satu bagian soal logika dan spasial. Ini penyusun soal dibentuk langsung oleh pimpinan, kita di Disdik tidak ada yang tahu ya, sehingga soal ini terjaga kerahasiaannya,” sebutnya.(jun)

