MAKASSAR, BKM — UPT SPF Sekolah Dasar Negeri (SDN) KIP Bara-baraya II, Kecamatan Makassar, Kota Makassar saat ini menuju Adiwiyata Nasional. Program pada sekolah yang berlokasi di Jalan Abubakar Lambogo Lorong 10 Nomor 10 ini merupakan salah satu upaya untuk menciptakan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman.
”Melalui program ini, kami juga ingin menumbuhkan nilai-nilai karakter peserta didik yang peduli lingkungan,” ujar Kepala SDN KIP Bara-baraya II Hj Indarwati,S.Pd, Senin (16/6).
Sebagai bagian dari upaya mendukung program tersebut, pihak sekolah telah melaksanakan berbagai kegiatan. Diantaranya pengelolaan sampah, penghijauan, dan penghematan energi. ”Selain itu, kami juga mendorong seluruh warga sekolah untuk berperilaku ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari, seperti menjaga kebersihan dan membuang sampah pada tempatnya,” ucap Hj Indarwati.
Indarwati menyebut, sekolah yang dipimpinnya saat ini telah berhasil meraih penghargaan Adiwiyata sebanyak dua kali, masing-masing Adiwiyata tingkat kota dan provinsi. ”Kami memulai perjalanan Adiwiyata sejak tahun 2017 di tingkat kota. Selanjutnya, tahun 2018 di tingkat provinsi,” jelasnya. Penghargaan ini, lanjut Indarwati, tidak hanya menjadi motivasi bagi jajarannya untuk terus meningkatkan kualitas lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi contoh bagi sekolah lain guna mengimplementasikan program Adiwiyata.
”Saat ini, kami sedang mempersiapkan diri untuk maju ke tingkat nasional. Insyaallah, tahun 2025 kami akan mengikuti penilaian Adiwiyata Nasional. Kami sangat optimis bahwa dengan kerja keras dan komitmen seluruh warga sekolah, kami dapat meraih penghargaan Adiwiyata Nasional dan menjadi sekolah percontohan dalam pengelolaan lingkungan yang baik,” ucapnya yakin.
Program Adiwiyata, diakui tidak hanya berdampak pada lingkungan sekolah, tetapi juga pada masyarakat sekitar. Pihak sekolah telah mengadakan kegiatan lingkungan yang melibatkan masyarakat, seperti gotong royong membersihkan lingkungan dan penanaman pohon. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.
Selain itu, program Adiwiyata juga telah meningkatkan kesadaran dan kepedulian peserta didik terhadap lingkungan. Mereka telah menjadi lebih aktif dalam kegiatan-kegiatan lingkungan dan lebih peduli terhadap kebersihan dan keindahan lingkungan sekolah.
”
Kami juga telah mengembangkan kurikulum yang terkait dengan lingkungan, sehingga peserta didik dapat memahami pentingnya menjaga lingkungan dan mengembangkan nilai-nilai karakter yang peduli lingkungan,” terangnya.
Dalam menjalankan program Adiwiyata, pihak sekolah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, seperti pemerintah daerah, LSM, dan masyarakat. Kerja sama ini sangat penting untuk meningkatkan efektivitas program Adiwiyata dan mencapai tujuan yang diinginkan.
”Penghargaan Adiwiyata yang telah kami raih merupakan bukti bahwa kerja keras dan komitmen kami dalam menjaga lingkungan sekolah telah membuahkan hasil. Kami akan terus meningkatkan kualitas lingkungan sekolah dan menjadi contoh bagi sekolah lain dalam pengelolaan lingkungan yang baik.
Dengan demikian, kami berharap dapat menginspirasi sekolah lain untuk mengimplementasikan program Adiwiyata dan meningkatkan kesadaran serta kepedulian lingkungan di kalangan peserta didik dan masyarakat,” kunci Hj Indarwati. (*/rus)

