MAKASSAR, BKM — Stadion Sudiang, Makassar tak lama lagi segera dibangun. Kepastian itu setelah Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menerima kunjungan Satker Prasarana Strategis Kementerian PUPR guna membahas percepatan pembangunan stadion.
ASS menyatakan pemprov mendukung percepatan pemenuhan persyaratan administratif, agar rencana pembangunan Stadion Sudiang Makassar dapat segera terealisasi. “Dokumen disiapkan sesuai komitmen bersama antara Pemprov dan Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU). Fisik tahun 2025 ini mulai dengan anggaran dilaporkan oleh Satker tahap pertama sebesar kurang lebih Rp650 miliar,” ujar Andi Sudirman usai pertemuan bersama Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, akhir pekan kemarin.
Dikonfirmasi kesiapan pembangunan Stadion Sudiang, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulsel Suherman, mengatakan Pemprov Sulsel memastikan dokumen analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) dan analisis dampak lalu lintas (amdal) Stadion Sudiang Kota Makassar selesai bulan ini. Dokumen administrasi tersebut merupakan persyaratan untuk pembangunan stadion.
“Sementara. Kita upayakan semua tuntas dalam bulan ini,” ujar Suherman, Minggu (22/6).
Ia menegaskan bahwa Pemprov Sulsel bertanggung jawab menyiapkan dokumen administrasi. Sementara pembiayaan pembangunan merupakan ranah Kementerian PUPR.
“Kita hanya amdal dan andalalin. Jadi provinsi hanya pembiayaan amdal dan amdalalin. Kalau untuk semua pembiayaan pembangunan dari pusat,” tegasnya.
Pemprov Sulsel juga telah menyiapkan lahan seluas 20 hektare di kawasan GOR Sudiang yang menjadi lokasi pembangunan. Dia meminta masyarakat untuk turut mendoakan kelancaran proyek Stadion Sudiang Makassar.
“Mohon doa masyarakat Sulawesi Selatan untuk pembangunan Stadion Sudiang Makassar supaya cepat terealisasi,” imbuh Suherman.
Kementerian PU telah mengalokasikan anggaran Rp 649 miliar untuk pembangunan Stadion Sudiang. Anggaran itu diajukan lewat skema multiyears contract atau kontrak tahun jamak.
“Memang berdasarkan hasil DED yang kami sudah kami terima dari pusat itu, (anggaran Stadion Sudiang) sebesar Rp 649 miliar,” ungkap Kepala Satker Prasarana Strategis Sulsel Ditjen Prasarana Strategis Kemenpu Iwan, saat kunjungan dirumah jabatan Gubernur Sulsel, Sabtu (21/6).
Iwan mengatakan, Stadion Sudiang dibangun berstandar FIFA. Dalam perencanaannya, stadion dibuat dengan kapasitas 27.000 penonton.
“Kalau hitungan perencanaan itu sih 27.000 penonton. Itu dengan variasi (kursi penonton) ada yang monoblock, ada VIP, dan royal box,” jelasnya. (jun)

