pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Tiga Pemuda Raih Gelar Duta Remaja Sulsel 2025

Keinginan untuk Berdampak, Tambah Wawasan dan Relasi

AJANG pencarian bakat dan karakter pemuda bertajuk Duta Remaja Sulawesi Selatan 2025 telah digelar. Sebanyak 40 finalis putra dari berbagai daerah di Sulsel turut ambil bagian dalam ajang bergengsi ini, dan akhirnya terpilih tiga pemuda inspiratif yang berhasil menempati posisi terbaik.

MEREKA adalah Akhdan Nur Sauqi yang berhasil menyabet gelar Winner Duta Remaja Sulsel 2025. Disusul Lucky Laksmana sebagai First Runner-Up, serta Muh Adhe Mulya Usman sebagai Second Runner-Up.

Ketiganya tampil menonjol sepanjang proses seleksi hingga malam final, dengan mengandalkan pengetahuan umum, wawasan budaya, kepemimpinan, keterampilan komunikasi, dan semangat sosial yang tinggi.
Mereka mengisahkannya ketika hadir menjadi tamu siniar untuk kanal Youtube BKM News.
Akhdan Nur Sauqi yang akrab disapa Akhdan, adalah mahasiswa semester dua jurusan Sastra Arab di Universitas Hasanuddin (Unhas). Ia berasal dari Kabupaten Sidrap. Keberhasilannya menyandang gelar tertinggi dalam ajang ini menjadi bukti bahwa kerja keras dan dedikasi akan selalu membuahkan hasil.

“Alhamdulillah, senang sekali, Kak. Apalagi untuk mengikuti ajang Duta Remaja ini membutuhkan effort yang luar biasa dan mengorbankan waktu, apalagi di fase prakarantina. Di situ kan sementara kuliah juga berjalan, jadi kami betul-betul harus mengatur waktu dengan baik,” ujar Akhdan dengan penuh rasa syukur.

Ia menambahkan bahwa motivasi terbesarnya berasal dari senior di kampus yang pernah menjadi finalis Duta Remaja Sulsel tahun sebelumnya.
“Saya termotivasi dengan kakak tingkat saya di kampus karena beliau merupakan second runner-up Duta Remaja Sulsel 2024. Kebetulan pada saat itu beliau menjadi pembicara atau pemateri. Dari situlah saya mulai tertarik untuk mencoba hal baru,” jelasnya.

Menurut Akhdan, Duta Remaja bukan sekadar ajang kompetisi, tapi juga sarana penting dalam membentuk karakter dan memperluas cakrawala pemikiran.
“Bagi saya, Duta Remaja ini adalah sebuah wadah untuk mengembangkan diri yang tidak hanya memberikan dampak terhadap diri sendiri tetapi juga orang lain. Selain itu juga kan bisa membuat wawasan kita lebih luas,” tutupnya.

Posisi First Runner-Up diraih oleh Lucky Laksmana, mahasiswa jurusan Kimia di Unhas yang berasal dari Maros. Momen kemenangannya menjadi semakin berkesan karena bertepatan dengan hari ulang tahunnya.

“Sangat bahagia tentunya. Apalagi di hari itu juga merupakan momentum ulang tahun saya. Jadi itu merupakan kado terbaik buat saya,” kata Lucky dengan penuh senyum.

Keinginannya untuk mengikuti ajang Duta Remaja Sulsel ternyata sudah muncul sejak dua tahun lalu.
“Sebenarnya saya ingin mengikuti ajang Duta Remaja Sulsel sejak tahun 2023. Karena pada saat itu kebetulan teman saya yang menjadi winnernya. Nah, di situlah saya terinspirasi bahwa, ‘wah keren juga yah.’ Tapi pada saat itu saya ada halangan lantaran sibuk. Jadi pada tahun ini baru ada kesempatan dan langsung daftar,” ungkapnya.

Bagi Lucky, ajang ini bukan sekadar tentang gelar dan selempang kehormatan. Ia melihat Duta Remaja sebagai tempat belajar dan mengasah kapasitas diri sebagai duta muda Sulawesi Selatan.

“Duta Remaja Sulsel menurut saya itu sebagai ajang pembuktian diri, karena di situlah kita diajarkan pendidikan, pariwisata, kebudayaan, dan lainnya yang tentunya nanti kita akan ke nasional sebagai representasi dari Sulsel untuk memperkenalkan budayanya,” tambahnya.

Sementara itu, Muh Adhe Mulya Usman, pelajar kelas 11 SMAN 12 Makassar, turut menorehkan prestasi gemilang dengan meraih gelar Second Runner-Up Duta Remaja Sulsel 2025. Meski usianya lebih muda dibanding finalis lain, Adhe tampil percaya diri dan menunjukkan kualitas yang patut dibanggakan.

“Dipilih menjadi second runner-up tentu menjadi suatu kebanggaan buat diri saya karena bisa meraih hasil terbaik dari seluruh proses yang telah saya lakukan,” ungkap Adhe.

Sebelumnya, Adhe terpilih sebagai Putra Remaja Kota Makassar. Ia kemudian kembali mendaftarkan diri ke jenjang Sulsel. Hal itu dilakukan dengan berbagai alasan. Salah satunya adalah untuk menambah wawasan dan relasi.

“Saya mengikuti ajang Duta Remaja Sulsel ini karena tentunya ingin berdampak terhadap orang lain. Karena kemarin kan saya terpilih sebagai Putra Remaja Kota Makassar, itu hanya mencakup satu kota. Makanya, saya mengikuti ajang Duta Putra Remaja Sulsel agar cakupannya itu lebih luas. Selain itu saya juga ingin menambah pengalaman dan skill,” jelasnya.

Ajang Duta Remaja Sulsel 2025 tidak hanya menjadi tempat berkompetisi, tetapi juga ruang belajar, berbagi, dan bertumbuh. Tiga pemuda ini telah membuktikan bahwa menjadi muda tidak berarti pasif. Justru di usia inilah semangat berkontribusi dan menggali potensi harus digelorakan.

Akhdan, Lucky, dan Adhe kini menjadi wajah baru generasi muda Sulawesi Selatan yang cerdas, peduli, dan penuh semangat untuk membawa perubahan yang lebih baik, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.(jar)



×


Tiga Pemuda Raih Gelar Duta Remaja Sulsel 2025

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link