pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Waspada Cuaca Ekstrem

BMKG Prediksi 13 Kabupaten Dilanda Hujan Lebat dan Sedang

MAKASSAR, BKM — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sulsel memperingatkan potensi terjadinya cuaca ekstrem dalam tiga hari ke depan. Diprediksi akan terjadi peningkatan intensitas hujan yang disertai dengan kilat, petir, dan angin kencang yang berisiko menimbulkan bencana hidrometeorologi.
Prakirawan BMKG Makassar, Rizky Yudha menerangkan prakiraan cuaca untuk Senin (7/6), status waspada dengan potensi hujan sedang hingga lebat bisa terjadi di Kabupaten Enrekang. Hal itu berpotensi menyebabkan banjir maupun longsor. Sementara peringatan dini terkait angin kencang diperkirakan bisa terjadi di wilayah Sulsel bagian Selatan.

Untuk prakiraan cuaca di Sulsel pada Selasa (8/7), kondisi cuaca masih normal. Diperkirakan tidak ada wilayah yang akan mengalami hujan deras yang bisa menyebabkan banjir maupun longsor. “Namun BMKG tetap memperingatkan warga adanya potensi angin kencang yang bisa saja terjadi di wilayah Sulsel bagian Selatan,” beber Rizky Yudha.
Sedangkan di hari Rabu (9/7), curah hujan diprediksi akan mengalami peningkatan di sejumlah kabupaten/kota di Sulsel. BMKG memperkirakan ada 13 kabupaten yang mengalami hujan dengan kapasitas sedang hingga lebat. Masing-masing di Kabupaten Luwu Utara, Luwu, Toraja Utara, Toraja, Enrekang, Sidrap, Wajo, Bone, Sinjai, Bulukumba, Bantaeng, Gowa dan Pangkep.
Selain hujan lebat, potensi angin kencang diperkirakan bisa terjadi di wilayah Sulsel bagian Selatan.
Rizky Yudha memperingatkan warga yang bermukim di empat wilayah di Sulsel bagian Selatan untuk mewaspadai potensi banjir maupun longsor. Empat wilayah yang dimaksud adalah Kabupaten Bone, Sinjai, Bantaeng, dan Bulukumba.

“Jadi untuk dua hari ke depan umumnya seluruh wilayah di Sulsel diperkirakan berawan. Tanggal 9 Juli mendatang baru ada potensi hujan lagi,” tambah Rizky Yudha.
Seperti diketahui, akibat cuaca buruk dan hujan deras yang melanda wilayah Sulsel bagian selatan, empat kabupaten terdampak banjir. Yakni Kabupaten Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, dan Sinjai. Daerah yang paling parah terkenda dampak banjir adalah Kabupaten Bantaeng.
Bupati Bantaeng, M Fathul Fauzy Nurdin pun telah menetapkan wilayahnya dalam status tanggap darurat banjir selama 14 hari, yang berlaku sejak 5 hingga 19 Juli mendatang.

Gubernur di Lokasi Banjir

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial Provinsi Sulsel turun langsung ke empat daerah terdampak banjir di Kabupaten Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, dan Sinjai.

Langkah ini diambil sebagai bentuk respons cepat terhadap bencana banjir yang melanda wilayah tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Sulsel Amson Padolo menyampaikan bahwa tim BPBD telah dikerahkan ke seluruh wilayah terdampak untuk melakukan evakuasi warga dan menyerahkan bantuan logistik.

“Tim sudah turun ke semua daerah terdampak banjir. Selain menyalurkan logistik, kami juga sudah berkoordinasi untuk mendirikan dapur umum di beberapa titik guna memenuhi kebutuhan makan warga yang terdampak,” jelas Amson, Minggu (6/7).

Ia menambahkan, BPBD juga telah menjalin koordinasi dengan Dinas PU Bina Marga untuk membantu membersihkan material longsoran yang menghalangi akses jalan.

Selain itu, BPBD telah berkoordinasi dengan Balai Pompengan terkait penanganan tanggul yang jebol dan mengakibatkan luapan sungai.

“Rehabilitasi dan rekonstruksi tanggul juga sudah mulai kita bahas untuk rencana jangka panjang,” ujar Amson.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Sulsel Abd Malik Faisal, menyebutkan bahwa bantuan logistik telah disiapkan jauh hari melalui sistem buffer stock yang tersedia di setiap kabupaten.

“Bantuan logistik bencana memang kami salurkan secara rutin sebelum bencana terjadi, sebagai langkah antisipasi. Gudang logistik di tiap kabupaten sudah disiapkan, dan akan dilakukan top up jika stok menipis berdasarkan hasil asesmen,” jelasnya.

Langkah Pemprov ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan dan memastikan kebutuhan dasar warga terdampak banjir terpenuhi dengan baik. (rhm-jun)



×


Waspada Cuaca Ekstrem

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link