pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Pencuri Gabah Bulukumba Marak, Pelaku Pakai Minibus

BULUKUMBA, BKM — Aksi pencurian gabah milik petani saat ini marak terjadi di Kabupaten Bulukumba. Ironisnya, dalam menjalankan aksinya diduga pelaku hanya menggunakan kendaraan mobil jenis minibus. Warga mensinyalir ada beberapa orang pelaku dalam satu mobil.

Salah satu korban pencurian gabah di Dusun Kaluku, Desa Benteng Palioi, Kecamatan Kindang, bernama Enre. Pris berusia 49 tahun tahun kehilangan empat karung gabah yang disimpan di teras rumahnya.

Meski berjumlah beberapa orang, pelaku sebenarnya tergolong nekat. Mereka kurang jeli dalam mengalkulasi situasi, waktu dan tempat. Aksi mereka di waktu subuh hari sempat dilihat oleh salah satu warga setempat.

Anak korban, Leli Arsenio mengungkapkan bahwa gabah milik ayahnya yang disimpan di teras rumah dicuri sebanyak empat karung pada Rabu (23/7) pukul 04.00. Dia menyebut, kondisi di lokasi memang agak gelap.

“Kejadiannya subuh. Sebab tidak lama setelah kejadian, azan subuh sudah berkumandang di masjid,” kata Leli Arsenio yang dikonfirmasi, Kamis (24/7).

Leli lebih jauh menceritakan, pelaku nyaris saja tepergok setelah aksinya sempat diketahui oleh salah satu warga yang berprofesi sebagai driver angkutan umum rute Bulukumba-Makassar. Hanya saja, pelaku lebih duluan kabur.

“Ada yang melihat. Pelaku diduga menggunakan mobil Sigra berwarna putih. Awalnya arah mobilnya menuju kota. Setelah ada orang yang melihat, pelaku memutar balik arah mobilnya dan melarikan diri,” jelas Leli.

“Ada beberapa karung gabah orang tua yang belum sempat diambil pelaku karena ketahuan. Empat karung itu sudah berhasil diangkut oleh pelaku ke mobilnya. Ada dua orang yang angkut katanya. Sisanya ada beberapa orang standby di atas mobil,” sambungnya.

Saat aksi pelaku ketahuan, warga yang melihat langsung berteriak minta tolong. Akhirnya dengan waktu yang sangat singkat, pelaku menginjak gas mobilnya secara cepat. Sehingga warga kesulitan untuk mengejar.

“Sebenarnya orang tua dengan warga yang melihat ikut mengejar. Tapi laju mobil pelaku terlalu cepat, makanya tidak sempat didapat. Mereka lolos dari pengejaran,” ujar Leli.

Dia menyebut bahwa di malam yang sama, salah satu warga di Desa Bukti Harapan Kecamatan Gantarang, juga menjadi korban pencurian gabah.

“Dari informasi, ada warga di desa tetangga juga kecurian gabah empat karung. Kemungkinan malam itu ada dua mobil yang beraksi. Karena tidak mungkin kalau delapan karung dimuat semua di atas mobil Sigra,” urai Leli.

“Kami belum melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian. Sampai saat ini saya masih berada di luar desa. Insyaallah kami akan melapor,” tambahnya.

Kepala Desa Benteng Palioi, Syarif menyayangkan peristiwa yang dialami oleh salah satu warganya. Dia mengaku, aksi pencurian gabah itu merupakan yang pertama kali sejak dirinya menjabat sebagai kepala desa.

“Kami sudah arahkan untuk melapor ke pihak kepolisian. Mungkin dalam waktu dekat laporannya masuk. Apalagi ada saksi mata yang melihat,” ujarnya.

Sementara itu, kepala desa Bukit Harapan, Asbar membenarkan salah satu warganya bernama Naro, menjadi korban pencurian gabah. Kata Asbar, korban menyimpan gabah di pinggir jalan yang rencananya akan dijemur.

“Benar, ada empat karung gabahnya dicuri. Gabah itu belum sempat dijemur. Waktu kejadiannya hampir bersamaan dengan pencurian di desa tetangga, Benteng Palioi,” terangnya.

Menurut Asbar, kepala dusun setempat sempat mengingatkan korban untuk tidak menyimpan gabahnya di pinggir jalan. Sehingga gabah tersebut bisa disimpan di tempat yang lebih aman.

“Cuma katanya korban beranggapan kalau gabah itu tetap aman, meski disimpan di pinggir jalan. Sekarang kita imbau warga untuk lebih waspada di musim panen ini. Apalagi kita di sini mayoritas berpenghasilan di sektor pertanian persawahan. Ada sekitar 70 persen warga petani sawah,” jelas Asbar. (ful)



×


Pencuri Gabah Bulukumba Marak, Pelaku Pakai Minibus

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link