MAKASSAR, BKM — Tim seleksi (timsel) lelang jabatan eselon II lingkup Pemkot Makassar sudah merampungkan tahapan verifikasi berkas para pelamar.
Dari 39 pelamar yang memasukkan berkas, tercatat 35 peserta yang dinyatakan memenuhi persyaratan untuk melanjutkan seleksi ke tahap sebelumnya.
Ketua timsel yang juga Sekretaris Kota Makassar,Andi Zulkifly Nanda menjelaskan pihaknya sudah menandatangani surat pengumuman yang menyatakan 35 peserta lolos seleksi secara administrasi.
“Jadi dari 39 orang yang masukkan berkas, 35 orang dinyatakan lolos seleksi administrasi. Sisanya tidak memenuhi persyaratan,” ungkap lelaki yang akrab disapa Zul saat ditemui di Balai Kota Makassar, Jalan Ahmad Yani, Kamis (21/8).
Peserta yang tidak lolos diakibatkan oleh berkas yang disetor tidak lengkap atau ada dokumen yang tidak memenuhi syarat.
Tidak lengkap berkasnya. Bisa jadi tidak lengkap dan kedua lengkap tapi tidak benar berkasnya.
Dia melanjutkan, dari 35 orang itu, sebanyak 33 orang akan memasuki tahapan seleksi lebih lanjut. Sementara dua peserta lainnya, tercatat mengikuti lelang untuk posisi dirut RSUD Daya, masih harus menunggu tahapan lebih lanjut karena pendaftaran lelang diperpanjang.
“Dua pendaftar di RS Daya itu masih diperpanjang pendaftarannya. Jadi masih menunggu dulu,” imbuh Zul.
Sebanyak 33 orang peserta lelang akan masuk dalam tahap pembuatan makalah yang akan dilaksanakan 25 Agustus mendatang di Lembaga Administrasi Negara (LAN), Antang. Selanjutnya Senin, 1 September 2025 mendatang, akan dilaksanakan tes wawancara.
“Jadi nama-nama yang lulus berkas sudah kita umumkan. Bisa dilihat di website Pemkot Makassar, ungkap mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar itu.
Dari peserta yang dinyatakan lolos berkas, diketahui sebanyak enam orang merupakan pejabat lingkup Pemprov Sulsel.
Empat diantaranya adalah Sekretaris BPBD Sulsel Devy Khaddafi yang juga merupakan keponakan mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Kepala Bidang di Satpol PP Sulsel Fahlevi Yusuf, Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUTR Sulsel Andi Yurnita, dan Sekretaris BKD Sulsel Hermawan Irfan Abbas.
Kepala Bidang di Satpol PP Sulsel Fahlevi Yusuf, yang dihubungi BKM membenarkan jika dirinya ikut mendaftar lelang pejabat eselon II di Pemkot Makassar.
Ada dua jabatan yang menjadi pilihannya, yakni Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat).
“Iya saya ikut seleksi. Doakan semoga proses seleksinya berjalan lancar,” kata Fahlevi.
Selain enam pejabat Pemprov, pelaksana tugas (plt) yang saat ini menjabat di posisi yang akan dilelang juga lulus seleksi berkas.
Mereka diantaranya Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Syamsul Bahri, Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Andi Asminullah, Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Fadly Wellang.
Ada pula Plt Kepala Badan Riset Daerah Aidil Adha, Plt Kepala Dinas Penataan Ruang Fuad Azis DM, Plt Sekretaris Dewan Andi Rahmat Mappatoba, dan Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kamelia Thamrin Tantu, dan Plt Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Andi Fadli.
Selain itu, ada juga camat yang ikut dalam lelang dan dinyatakan lolos berkas. Diantaranya Camat Makassar Husni Mubarak dan Camat Ujung Tanah Amanda Syahwaldi.
Dikonfirmasi terpisah, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengatakan lelang jabatan yang dibuka Pemkot Makassar merupakan sebuah proses seleksi yang dilaksanakan secara profesional untuk memilih orang-orang yang punya kualitas, kapasitas, dan kapabilitas mumpuni untuk menduduki posisi-posisi yang kosong.
Dia menegaskan, semua peserta punya kesempatan yang sama untuk menduduki jabatan-jabatan kosong tersebut.
Wali Kota mengapresiasi para pelamar di luar Pemkot Makassar, termasuk beberapa
pejabat dari Pemprov Sulsel
yang ikut dalam proses seleksi ini.
“Ini adalah sebuah proses. Semua punya kesempatan yang sama. Silahkan penuhi seluruh tahapannya sehingga kita lihat siapa yang layak,” kata orang nomor satu Makassar itu saat ditemui di Media Center Kantor Wali Kota Makassar, kemarin.
“Mau pejabat dari pemprov, dari Pemkot, dari mana saja, silakan,” imbuhnya.
Politisi Partai Golkar Makassar itu meminta seluruh peserta yang telah dinyatakan lolos berkas atau seleksi administrasi untuk fokus menghadapi tahapan seleksi selanjutnya.
Dia secara tegas menepis informasi-informasi miring yang beredar bahwa sudah ada nama-nama yang telah disiapkan untuk menduduki jabatan-jabatan lowong tersebut.
“Itu kan informasi di luar, bukan informasi di dalam. Silakan bertarung. Semua punya kesempatan yang sama,”
tegas lelaki yang akrab disapa Appi itu. (rhm)

