pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Uji Coba UKBI Disabilitas Rungu di SLBN 1 Makassar Dorong Layanan Bahasa yang Inklusif

Para peserta yang mengikuti Uji Coba Instrumen UKBI Adaptif bagi disabilitas rungu di SLBN 1 Makassar.

BERITAKOTAMAKASSAR.COM — Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan untuk pertama kalinya melaksanakan kegiatan Uji Coba Instrumen Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif bagi peserta disabilitas rungu. Kegiatan ini berlangsung di SLBN 1 Makassar, Rabu, 9 Oktober 2025.

Kegiatan uji coba tersebut dibuka oleh Suharyanto, S.S., M.A., selaku Ketua Tim Kerja Pembinaan yang mewakili Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa pelaksanaan uji coba ini merupakan bagian dari komitmen Badan Bahasa untuk mewujudkan layanan kebahasaan yang inklusif dan dapat diakses oleh semua kalangan.

“Kegiatan uji coba ini menjadi langkah awal untuk memastikan bahwa instrumen UKBI benar-benar dapat diakses oleh peserta disabilitas rungu. Kami ingin memastikan setiap individu memiliki kesempatan yang sama dalam mengukur kemahiran berbahasa Indonesia secara objektif dan adil,” ujar Suharyanto.

Ia menambahkan, hasil dari pelaksanaan uji coba ini akan menjadi bahan evaluasi untuk penyempurnaan sistem dan soal UKBI agar lebih inklusif.

Sementara itu, Nurlina Arisnawati, M.Pd. selaku ketua panitia menjelaskan bahwa kegiatan Uji Coba UKBI Disabilitas Rungu ini hanya berlangsung selama satu hari, namun proses pendaftaran peserta sudah dilakukan sehari sebelum pelaksanaan, yakni pada 8 Oktober 2025.

“Sebelum mengikuti uji coba, peserta harus terlebih dahulu melakukan pendaftaran dan memiliki akun. Tanpa akun, mereka tidak dapat mengikuti ujian. Karena itu, kami buka pendaftaran sehari sebelumnya untuk memastikan semua peserta bisa login dan mengikuti tes dengan lancar,” ujar wanita yang karib disapa Nana tersebut.

Tahapan kegiatan ini meliputi pendaftaran untuk pembuatan akun uji coba, penjelasan teknis pelaksanaan, termasuk cara mengerjakan soal, serta pelaksanaan uji coba secara langsung di laboratorium komputer SLBN 1 Makassar.

Uji coba ini menjadi langkah penting untuk memperoleh gambaran awal mengenai kesesuaian instrumen dengan karakteristik peserta dari kelompok disabilitas rungu, sekaligus menilai aspek keterbacaan, keterpahaman, dan keterjangkauan soal.

Adapun sasaran kegiatan ini adalah siswa disabilitas rungu tingkat SMA/sederajat, dengan lokasi pelaksanaan di SLBN 1 Makassar. Sekolah ini dipilih karena memiliki pengalaman dalam pendidikan inklusi, jumlah siswa tuna rungu yang memadai, serta fasilitas dan tenaga pendidik terlatih yang mendukung kelancaran pelaksanaan uji coba.

Selama kegiatan berlangsung, tim dari Balai Bahasa Sulsel turut dibantu oleh tiga orang guru pendamping dari SLBN 1 Makassar. Mereka mendampingi para siswa dalam proses pendaftaran hingga pelaksanaan uji coba UKBI adaptif.

Kepala Sekolah SLBN 1 Makassar, Andi Hamjan, M.Pd., menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan kepada sekolahnya sebagai lokasi pelaksanaan uji coba.

“Kami berterima kasih kepada Balai Bahasa Sulawesi Selatan yang telah mempercayakan SLBN 1 Makassar sebagai lokasi pelaksanaan uji coba UKBI disabilitas Rungu. Ini menjadi pengalaman berharga bagi siswa kami untuk mengenal lebih dekat instrumen penilaian kemampuan berbahasa Indonesia,” ujar Andi Hamjan.

Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi bentuk nyata dukungan terhadap pendidikan inklusif di Sulawesi Selatan.

Selain menilai kelancaran pelaksanaan, kegiatan ini juga bertujuan untuk memastikan aksesibilitas aplikasi UKBI, menilai kecukupan informasi dalam sistem, serta mengidentifikasi kendala dan hambatan teknis yang mungkin terjadi selama pelaksanaan.

eberapa kendala turut ditemukan dalam pelaksanaan uji coba, seperti keterbatasan siswa dalam memahami instruksi yang disampaikan secara lisan, sehingga diperlukan pendamping yang terlatih dalam bahasa isyarat untuk menjembatani komunikasi selama proses uji coba berlangsung. Selain itu, alur pendaftaran yang dinilai cukup panjang juga menjadi tantangan tersendiri bagi sebagian peserta.

Melalui kegiatan uji coba ini, Balai Bahasa Sulawesi Selatan berharap hasil yang diperoleh dapat menjadi dasar penyempurnaan instrumen UKBI Disabilitas Rungu sebelum diterapkan secara nasional, sehingga benar-benar ramah dan inklusif bagi seluruh peserta. (jar)



×


Uji Coba UKBI Disabilitas Rungu di SLBN 1 Makassar Dorong Layanan Bahasa yang Inklusif

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link