pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

SNPMB 2026, Rektor Unhas Tegaskan Seleksi Berintegritas dan Transparan

‎MAKASSAR, BKM – Universitas Hasanuddin (Unhas) menegaskan komitmennya menjaga integritas, transparansi, dan keadilan dalam pelaksanaan Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) Tahun 2026.‎
‎Penegasan tersebut disampaikan langsung oleh Rektor Unhas, Prof Jamaluddin Jompa, dalam rangkaian sosialisasi SNPMB 2026 yang digelar secara masif di berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan. Ia menekankan bahwa proses penerimaan mahasiswa baru di Unhas sepenuhnya mengacu pada prinsip seleksi nasional yang adil, akuntabel, dan bebas dari segala bentuk kecurangan. Ia mengingatkan masyarakat, khususnya orang tua dan calon mahasiswa, agar tidak mudah percaya pada oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.‎

‎”Seleksi masuk Unhas dilaksanakan secara transparan dan objektif, tidak ada ruang bagi praktik percaloan maupun intervensi pihak mana pun. Jika ditemukan kecurangan, baik oleh peserta maupun sekolah, maka sanksi tegas akan diberlakukan sesuai ketentuan yang berlaku,” ungkapnya, di Gedung Rektorat Lt 8 Unhas, Selasa (20/1).‎

‎Ia menambahkan, Unhas secara konsisten mendukung kebijakan nasional SNPMB sebagai instrumen untuk menjaring calon mahasiswa terbaik dari seluruh Indonesia, baik melalui jalur prestasi maupun jalur tes. “Kami ingin memastikan bahwa mahasiswa yang diterima benar-benar memiliki kapasitas akademik dan integritas yang baik sebagai modal membangun sumber daya manusia unggul,” ujarnya.‎
‎Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik Unhas, Prof Muhammad Rusli, memaparkan gambaran umum daya tampung serta tingkat persaingan masuk Unhas dalam tiga tahun terakhir. Ia menjelaskan bahwa secara keseluruhan, minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Unhas terus mengalami peningkatan.‎

‎”Pada tahun 2025, jumlah peminat Unhas mencapai lebih dari 85 ribu orang, dengan mahasiswa yang diterima sebanyak 11.617 orang. Tingkat keketatan berada di kisaran 13 persen, yang menunjukkan bahwa Unhas masih menjadi salah satu perguruan tinggi dengan tingkat persaingan yang cukup tinggi secara nasional,” jelasnya.‎
‎Untuk tahun 2026, Unhas menyiapkan total daya tampung sebanyak 11.623 mahasiswa baru. Daya tampung tersebut dialokasikan ke dalam tiga jalur seleksi, yakni Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) minimal 20 persen, Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) minimal 30 persen, dan seleksi mandiri maksimal 50 persen sesuai dengan kebijakan nasional.
‎‎Ia juga menegaskan bahwa dalam jalur SNBP, Unhas menggunakan nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai nilai pembanding, bukan sebagai penentu utama kelulusan. “Penilaian SNBP tetap menitikberatkan pada nilai rapor dan prestasi siswa secara menyeluruh. TKA hanya digunakan sebagai instrumen pendukung,” jelasnya.‎
‎Unhas pada SNPMB 2026 membuka 87 program studi, terdiri atas 74 program sarjana dan 13 program sarjana terapan. Peserta SNBP diperbolehkan memilih satu atau dua program studi, baik di PTN akademik maupun vokasi, dengan ketentuan domisili dan asal sekolah sebagaimana diatur dalam pedoman SNPMB.‎

‎Kepala Subdirektorat Penerimaan Mahasiswa Baru Unhas, Nurul Ichsani, menjelaskan bahwa peserta SNBT 2026 dapat memilih hingga empat program studi dengan berbagai kombinasi antara program akademik dan vokasi. “Kami mengimbau calon peserta untuk mencermati ketentuan pilihan program studi agar tidak keliru dalam menentukan strategi pendaftaran,” ujarnya.‎
‎Ia juga memaparkan bahwa beberapa program studi di Unhas secara konsisten menjadi favorit dengan jumlah peminat tinggi, seperti Pendidikan Dokter, Farmasi, Teknik Informatika, Ilmu Hukum, Manajemen, dan Akuntansi. Selain itu, sejumlah program studi juga tercatat memiliki tingkat keketatan yang tinggi, mencerminkan persaingan yang semakin kompetitif.

‎‎Dalam kesempatan tersebut, Nurul Ichsani menegaskan bahwa Unhas tidak menolerir segala bentuk kecurangan dalam proses SNPMB. Sekolah maupun peserta yang terbukti melakukan manipulasi data atau pelanggaran ketentuan akan dikenai sanksi tegas, mulai dari pembatalan kelulusan hingga blacklist pada tahun berikutnya.
‎‎”Pada tahun-tahun sebelumnya, Unhas telah membatalkan kelulusan peserta dan memberikan sanksi kepada sekolah yang terbukti melakukan kecurangan. Ini menjadi pelajaran penting bagi semua pihak agar menjunjung tinggi kejujuran,” tegasnya.‎

‎Sebagai upaya pencegahan, Unhas secara rutin melakukan sosialisasi dan edukasi kepada sekolah, siswa, dan orang tua melalui berbagai kanal, termasuk sosialisasi daring, roadshow ke kabupaten dan kota, Unhas Open Day, serta konten edukatif di media sosial.
‎Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa kembali mengingatkan calon peserta SNPMB 2026 agar memperhatikan seluruh tahapan dan jadwal penting, mulai dari registrasi akun SNPMB, pendaftaran, pelaksanaan tes, hingga registrasi ulang bagi peserta yang dinyatakan lulus.‎
‎”Semua informasi resmi hanya disampaikan melalui laman SNPMB dan kanal resmi Universitas Hasanuddin. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga integritas seleksi demi masa depan pendidikan tinggi yang berkualitas,” tuturnya. (ita)




×


SNPMB 2026, Rektor Unhas Tegaskan Seleksi Berintegritas dan Transparan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link