MAKASSAR, BKM — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan menegaskan pengadaan kendaraan dinas, termasuk Lexus LM, adalah bagian dari kebijakan efisiensi aset dan optimalisasi kinerja pemerintah, menanggapi sorotan publik.
Pemprov Sulsel memberikan klarifikasi mengenai kebijakan pengadaan kendaraan operasional dinas. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari penataan dan efisiensi aset daerah yang transparan, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Penegasan ini muncul menyusul usai menuai sorotan publik perihal pengadaan kendaraan operasional Gubernur Sulsel, yakni Lexus LM. Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Sulsel, Muhammad Salim Basmin, menjelaskan bahwa kebijakan tersebut diambil setelah melalui pertimbangan strategis. Pertimbangan utama adalah efisiensi anggaran dan optimalisasi dukungan terhadap pelaksanaan tugas pemerintahan.
Muhammad Salim Basmin, mengajak masyarakat untuk menyikapi informasi yang beredar secara bijak dan berdasarkan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan. Ia menekankan pentingnya tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak utuh.
Pemprov Sulsel selama ini menanggung beban pemeliharaan ratusan kendaraan dinas yang sudah berusia tua. Kendaraan-kendaraan lama ini tidak lagi ekonomis untuk digunakan, sehingga membebani anggaran daerah. Kebijakan efisiensi aset ini bertujuan untuk mengurangi beban tersebut secara signifikan.
Untuk mengatasi masalah ini, Pemprov Sulsel telah melakukan penjualan ratusan kendaraan dinas melalui mekanisme lelang resmi. Proses lelang ini dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, memastikan transparansi dan akuntabilitas. Langkah ini merupakan bagian integral dari strategi penataan aset daerah yang komprehensif.
Pengadaan kendaraan baru, termasuk Lexus LM, merupakan bagian dari upaya ini. Kendaraan tersebut merupakan aset sah milik daerah yang diadakan pada tahun 2025 dan telah tercatat sebagai Barang Milik Daerah (BMD). Penggunaannya diperuntukkan untuk mendukung layanan protokoler dan operasional pemerintahan secara kedinasan.
“Pengadaan Lexus LM secara khusus didasarkan pada kebutuhan akan kendaraan operasional yang mampu mendukung mobilitas dan efektivitas kerja Gubernur Sulsel. Tujuan utamanya adalah untuk menunjang pelaksanaan tugas pemerintahan secara lebih optimal. Pemilihan kendaraan ini mempertimbangkan aspek efektivitas dalam mendukung fungsi-fungsi strategis,” terang Muhammad Salim Basmi, Minggu (12/4).
Muhammad Salim Basmin menjelaskan bahwa kendaraan ini dipilih dengan mempertimbangkan aspek efektivitas. Hal ini penting agar dapat menunjang pelaksanaan tugas secara lebih optimal dan efisien. Pemprov Sulsel berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap aset yang diadakan memberikan nilai tambah bagi pelayanan publik dan kinerja pemerintahan.
Masyarakat diimbau untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak utuh dan menyikapi secara bijak. Pemprov Sulsel senantiasa terbuka terhadap kritik dan masukan, namun menekankan pentingnya informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Transparansi menjadi kunci dalam setiap kebijakan yang diambil. (jun)

