MAKASSAR,BKM.COM-– Semangat mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan terus ditunjukkan oleh UPT SPF SD Inpres Malimongan Baru. Berbagai persiapan dan kegiatan telah dilaksanakan secara terencana dan melibatkan seluruh stakeholder sekolah dalam rangka menuju predikat Sekolah Adiwiyata Nasional.
Di bawah kepemimpinan Kepala UPT SPF SD Inpres Malimongan Baru, Hj. Asia Bau, S.Ag., M.Pd., seluruh warga sekolah terus berupaya membangun budaya peduli lingkungan yang terintegrasi dalam kegiatan pembelajaran maupun aktivitas keseharian di lingkungan sekolah.
Langkah awal persiapan diawali dengan kegiatan pendampingan dan Bimbingan Teknis (Bimtek) dari UPT SPF SD Inpres Rappo Jawa yang telah berhasil meraih penghargaan Adiwiyata Nasional. Pendampingan tersebut dilaksanakan secara langsung oleh Kepala Sekolah dan Ketua Tim Adiwiyata UPT SPF SD Inpres Rappo Jawa. Melalui kegiatan ini, warga sekolah memperoleh berbagai pengalaman, strategi, dan praktik baik dalam pengelolaan program Adiwiyata yang berkelanjutan.
Selain itu, Forum Adiwiyata Kota Makassar turut memberikan pendampingan, Bimtek, dan coaching kepada sekolah-sekolah yang dipersiapkan menuju Adiwiyata Nasional. Kegiatan yang difasilitasi oleh Forum Adiwiyata Kota Makassar tersebut dihadiri oleh Pembina Adiwiyata Kota Makassar, Hj. Melinda Aksa Mahmud, didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, pengurus Forum Adiwiyata Kota Makassar, serta seluruh kepala sekolah dan ketua tim Adiwiyata dari satuan pendidikan calon Adiwiyata Nasional.
Melalui berbagai kegiatan pendampingan tersebut, UPT SPF SD Inpres Malimongan Baru semakin memantapkan langkah dalam mengembangkan budaya peduli lingkungan di lingkungan sekolah. Berbagai program unggulan terus dilaksanakan secara konsisten, antara lain:
1. Pengelolaan Green House
Sekolah mengembangkan Green House sebagai sarana pembelajaran berbasis lingkungan. Berbagai jenis tanaman sayuran, tanaman obat keluarga (TOGA), dan tanaman hias dibudidayakan oleh peserta didik bersama guru sebagai media edukasi sekaligus sarana penghijauan sekolah.
2. Pengelolaan Bank Sampah
Program Bank Sampah menjadi salah satu upaya sekolah dalam membangun kesadaran peserta didik untuk memilah dan mengelola sampah sejak dini. Melalui kegiatan ini, warga sekolah belajar menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) sehingga sampah memiliki nilai ekonomis dan tidak mencemari lingkungan.
3. Penghijauan Melalui Pembibitan dan Penanaman
UPT SPF SD Inpres Malimongan Baru secara rutin melaksanakan kegiatan pembibitan dan penanaman pohon di lingkungan sekolah. Program ini bertujuan menciptakan kawasan sekolah yang hijau, rindang, dan nyaman sekaligus menanamkan rasa cinta lingkungan kepada peserta didik.
4. Kebersihan dan Sanitasi Lingkungan
Kebersihan dan sanitasi menjadi perhatian utama sekolah. Melalui kerja sama seluruh warga sekolah, lingkungan sekolah senantiasa dijaga agar tetap bersih, sehat, dan bebas dari sampah. Ketersediaan sarana sanitasi yang memadai juga menjadi bagian penting dalam mendukung kesehatan warga sekolah.
5. Inovasi Berbudaya Lingkungan
Berbagai inovasi terus dikembangkan untuk mendukung gerakan peduli lingkungan, seperti pemanfaatan barang bekas menjadi produk kreatif, pembuatan media pembelajaran berbasis daur ulang, pemanfaatan kompos hasil pengolahan sampah organik, serta berbagai kegiatan edukatif yang melibatkan peserta didik, guru, orang tua, dan masyarakat sekitar.
Menurut Hj. Asia Bau, S.Ag., M.Pd., keberhasilan menuju Adiwiyata Nasional tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan administrasi, tetapi juga oleh komitmen seluruh warga sekolah dalam menerapkan perilaku ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.
“Program Adiwiyata merupakan gerakan bersama untuk membangun karakter peserta didik yang peduli terhadap lingkungan. Melalui berbagai kegiatan yang kami laksanakan, kami berharap dapat menciptakan generasi yang memiliki kesadaran lingkungan serta mampu menjadi agen perubahan di masyarakat,” ungkap Hj. Asia Bau.
Dengan semangat kebersamaan, gotong royong, dan dukungan dari seluruh stakeholder, UPT SPF SD Inpres Malimongan Baru optimis dapat mewujudkan sekolah yang berbudaya lingkungan dan meraih penghargaan Adiwiyata Nasional. Berbagai upaya yang dilakukan menjadi bukti nyata bahwa pendidikan lingkungan hidup dapat menjadi bagian penting dalam membentuk karakter peserta didik yang bertanggung jawab terhadap kelestarian alam.
“Melalui Adiwiyata, kami tidak hanya menciptakan sekolah yang hijau dan bersih, tetapi juga membentuk karakter peserta didik yang cinta lingkungan, bertanggung jawab, dan berkelanjutan untuk masa depan yang lebih baik,” tutup Hj. Asia Bau, S.Ag., M.Pd.

