pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Polda: Dugaan Penipuan Abu Tours Terpenuhi

MAKASSAR, BKM — Korban dugaan penipuan calon jamaah umrah Abu Tours terus bertambah. Hingga akhir pekan kemarin, posko aduan yang dibuka Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel telah menerima laporan sebanyak 206 orang.
“Sampai saat ini sudah ada 206 orang jamaah yang melapor ke Polda,” kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani, Minggu (18/2).
Ia memperkirakan, jumlah pelapor akan terus bertambah. Bahkan angkanya bisa mencapai ribuan orang. ”Senin (hari ini) kayaknya ada lagi yang mau melapor,” ujarnya.
Dari laporan yang masuk, menurut Dicky, korban sebagian besar dari kalangan menengah. Kebanyakan dari daerah dan pensiunan. ”Karena biaya umrah yang ditawarkan murah, tentu banyak peminatnya,” tambah Dicky.
Terkait perkembangan perkara Abu Tours, Dicky menerangkan, pihaknya masih terus mengumpulkan data serta keterangan dari sejumlah pihak yang menjadi korban. ”Kalau dari segi unsur pidananya, dugaan penipuannya sudah terpenuhi,” tandasnya.
Meski begitu, pihak polda tetap harus berkoordinasi dengan kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sulsel untuk mengumpulkan informasi dan data terkait jumlah korban.
Sepasang suami istri, Nuraida Arsyad dan Syahrir Masyah kini terpaksa menahan rasa kecewanya karena belum diberangkatkan ke Tanah Suci untuk melaksanakan ibadah umrah.
Fina selaku anak, sangat menyesali dan kecewa ke Abu Tours yang sampai sekarang ini belum juga memberangkatkan kedua orang tuanya. Padahal, sejak April 2017 kedua orang tuanya telah melengkapi administrasi. Termasuk melunasi pembayaran perjalanan umrah sebesar Rp18.500.000 per orang.
“Semua administrasinya sudah lengkap. Biaya perjalanan juga sudah lunas dari awal. Dijanjikan akan berangkat 17 Februari 2018. Tapi sampai sekarang tidak jelas. Bahkan bisa batal, karena dimintai tambahan biaya sebesar Rp15 juta untuk satu orang. Artinya, kalau dua orang tuaku mau berangkat, harus menambah Rp30 juta. Saya rasa itu berat. Saya tidak bisa,” cetus Fina.
Adapun upaya yang dilakukan Fina mencari penyelesaian masalah orang tuanya, yakni rutin mendatangi kantor Abu Tours di Jalan AP Petta Rani. Namun para staf di agen tersebut tetap tidak memberikan solusi dan kepastian pengembalian dana umrah yang sudah disetorkan.
Karena sudah kecewa, kedua orang tuanya melalui Fina menyebut ingin membatalkan perjalanan umrohnya. Dan uang yang telah disetorkan agar segera dikembalikan tanpa ditahan-tahan. Seperti ketika mereka mendaftar dan langsung melunasi pembayaran.
Diapun berencana melapor ke polda jika kedua orang tuanya atk jadi berangkat umrah. ”Rencananya sudah mau melapor. Tapi pihak agen minta tunggu dulu. Nanti dilihat. Kalau memang tidak diberangkatkan, saya akan lapor,” tegasnya.
Sementara itu, dari pantauan BKM di kantor Abu Tours Jalan Baji Gau, Minggu (18/2), tak ada lagi aktivitas. Padahal, kantor tersebut masih tetap bukan pada hari Minggu pekan lalu.
Yang terlihat hanyalah security yang berjaga-jaga di luar. Pintu ruko berlantai dua berwarna merah yang dijadikan sebagai kantor, tampak tertutup rapat. (mat-arf-nug/rus)




×


Polda: Dugaan Penipuan Abu Tours Terpenuhi

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar