ENREKANG, BKM — Sebanyak 1.346 warga Enrekang menjadi korban biro perjalanan umrah Abu Tours. Mereka gagal diberangkat ke tanah suci sesuai jadwal yang dijanjikan pada tahun 2017 lalu.
Hal itu terungkap dalam rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi III DPRD Enrekang dengan Kantor Kementerian Agama setempat di gedung dewan, Rabu (28/2). Jalannya rapat dipimpin Ketua Komisi III dr Saiful.
Dalam RDP tersebut, dr Saiful mendesak Kamaruddin selaku Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Enrekang untuk memberi penjelasan terkait jamaah Abu Tours yang ada di Bumi Massenrempulu. Permintaan itupun dipenuhi oleh Kamaruddin.
”Anggota dewan yang terhormat, jumlah calon jamaah yang mengambil rekomendasi dan belum diberangkatkan sebanyak 1.346 orang,” kata Kamaruddin di depan Ketua DPRD Enrekang Disman Duma dan para anggota komisi III.
Legislator Hanura Andi Henra dalam pertemuan itu, menyoroti sikap dan perilaku oknum travel yang melakukan penipuan dengan memanfaatkan momentum perjalanan umrah. ”Praktik seperti ini sudah termasuk penipuan. Kita segera panggil travelnya,” tandas Andi Henra. (her/rus/c)
1.346 Warga Enrekang Jadi Korban Abu Tours
×

