MAKASSAR,BKM — Seorang calon penumpang Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 556 tujuan Ternate, terpaksa berurusan dengan aparat kepolisian. Hal itu terjadi gegara candaannya
di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
Pria bernama Abdullah Toduha (34) ini mengaku membawa bungkusan yang berisi bom di pesawat. Akibatnya, penumpang pesawat terkejut. Peristiwa ini berlangsung Jumat (23/3) sekitar pukul 09.00 Wita.
Akibat guraunnya itu, warga Jalan Trans alamahera RT 04/RW/05 Desa Okedotilau, Kecamatan Oba Tengah inipun langsung diamankan petugas bandara. Selanjutnya menjalani menjalani pemeriksaan.
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani, kemarin menjelaskan kronologis diamankannya Abdullah Toduha. Bermula ketika seorang pramugari mengecek penumpang sebelum pesawat diterbangkan. Saat itu Abdullah diminta untuk pindah ke tempat duduknya, karena tiketnya bernomor kursi 15C.
”Penumpang itu ditanya tentang bawang bawaannya. Dia menjawab bahwa barang yang dibawanya berisi bom. Pramugari kemudian melapor ke petugas Avsec bandara,” terang Dicky.
Petugas Avsec Bandara yang tiba di atas pesawat langsung menurunkan Abdullah. Kemudian digiring ke posko untuk dilakukan pemeriksaan.
Diapun terpaksa tidak diberangkatkan ke tujuannya. Bahkan sampai menangis. Petugas lalu memberinya surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya. (ish/rus)
Candaan Bom Berujung Gagal Terbang
×

