pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Disdagtriankop dan UKM Latih Pengembangan Usaha Telur Puyuh

MAMUJU, BKM — Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi (Disdagtriankop) dan UKM Provinsi Sulbar menggelar pelatihan pengembangan usaha telur puyuh. Pelatihan berlangsung di Desa Babana, Kecamatan Budong-budong, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), dalam kegiatan kelembagaan UMKM pada tahun anggaran 2018.
Kegiatan yang berlangsung pada 11 Mei 2018 lalu ini, dibuka Camat Budong-budong, Hj Najir, SPd.MPd. Pemateri yang dilibatkan dalam pelatihan ini, masing-masing Sulfakir Sultan SH yang membawakan materi enterpreneurship kewirausahaan dan Nia Asniati yang membawakan materi mengenai usaha budi daya burung puyuh.
Pelatihan yang melibatkan masyarakat ditingkat desa dan kecamatan ini adalah memberi pemahaman tentang mengelola secara profesional dalam mengembangkan usaha telur puyuh. ”Melalui pelatihan ini diharapkan para pelaku UMKM yang ada ditingkat Desa Babana maupun Kecamatan Budong-budong dapat mengembangkan usaha telur puyuh ini lebih berkualitas,” kata Sulfikar Sultan.
Camat Budong-budong, Hj Najir saat membuka pelatihan ini mengutarakan, adanya pelatihan usaha telur puyuh yang dilakukan Pemprov Sulbar melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM Provinsi Sulbar, diharapkan dapat memberi motivasi kepada pelaku UMKM yang ada di Kecamatan Budong-budong ini.
Sementara Nia Asniati yang membawakan materi tentang budidaya burung puyuh, memaparkan, dalam budidaya burung puyuh perlu ada sebuah keseriusan dalam mengikuti pengembangannya.
Nia mengatakan, perlu para peserta mengikuti pengembangan pada usaha budi daya telur puyuh ini. Tujuannya adalah untuk memberi pemahaman secara detail. Sehingga para pelaku UMKM yang ada ditingkat desa dan kecamatan yang ada di wilayah Kecamatan Budong-budong, Kabupaten Mateng, dapat mengelola dan mengembangkannya secara baik.
”Kita harapkan, setelah mengikuti kegiatan pelatihan ini akan memberikan dampak positif dalam memahami lebih secara profesional dalam meningkatkan usaha UMKM tentang pengembangan usaha telur puyuh ini,” ujarnya.
Pelatihan pengembangan usaha telur puyuh yang dilakukan Disdagtriankop dan UKM Provinsi Sulbar ini, menurut Nia Asniati, tentu akan mampu menumbuhkan perekonomian masyarakat ditingkat desa dan kecamatan. Selain itu, juga memberi dampak peluang untuk membuka lapangan kerja pada tingkat desa dan kecamatan ketika program usaha ini berkembang dan maju ditingkat desa dan kecamatan. (ala/mir/c)



×


Disdagtriankop dan UKM Latih Pengembangan Usaha Telur Puyuh

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar