MAKASSAR, BKM — Warga RW 5 Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar secara gotong royong mambangun masjid di wilayahnya. Kegiatan ini menjadi spesial karena semua dikerjakan secara swadaya.
Mulai dari dana Rp 0, hingga semuanya dikerjakan oleh warga secara sukarela. Pembangunannya dilakukan di Jalan Deppasawi Dalam.
Dimulai dari tanah wakaf yang diberikan oleh salah seorang warga, almarhum Khairuddin Ranca, masyarakat RW 5 ingin memberitahukan kepada khalayak luas bahwa kerja secara swadaya di lingkungan perkotaan masih ada. Selain itu, mereka juga tengah berusaha mengubah wilayah tersebut dari yang semula dianggap rawan kejahatan, menjadi kawasan yang religius.
Masjid yang kelak bernama Masjid Nur Rahmat ini telah dimulai pembangunannya sejak 12 Agustus 2018 lalu oleh Plt Camat Tamalate. Inisiatornya adalah warga sekitar juga, Indra Gunawan yang kini menjadi ketua pembangunan masjid.
Tiap Minggu, warga berbondong-bondong datang ke lokasi untuk mengerjakan masjid. Jumlah mereka yang bekerja tiap minggunya mencapai 50 orang. Ada yang mengangkut pasir dan kerikil. Ada yang menggali pondasi. Ada pula yang membangun pondasi.
Hingga Minggu (26/8), mereka telah masuk pada pembuatan cakar ayam dan pondasi masjid.
“Semua pembiayaan dan pengerjaan dilakukan oleh swadaya masyarakat. Kami mulai dari tidak ada dana sama sekali, tapi mungkin karena niat kita baik, Alhamdulilah Allah memudahkan. Kami mengundang warga sekitar untuk turut serta berpartisipasi, dan ternyata mereka antusias. Sekarang tiap minggu mereka bergotong-royong membantu pembangunan masjid,” jelas Indra.
Wilayah RW 5 memang dikenal sebagai daerah yang rawan tindak kejahatan. Hal itu tak dimungkiri oleh Indra. Rawan dari kenakalan remaja, konflik sosial, narkoba, sampai curanmor. Nah pembangunan masjid ini juga sebagai upaya untuk meredam hal-hal itu.
Dalam pembangunannya, masyarakat RW 5 juga berencana akan memfungsikannya sebagai Taman Pendidikan Alquran (TPA) untuk anak-anak dan orang tua, serta sebagai sekolah buta aksara. Fungsi-fungsi ini nantinya yang akan membina masyarakat setempat untuk lebih mendekatkan diri kepada hal yang lebih religius.
Warga sekitar, Syamsiah mengatakan sangat bersyukur dengan pembangunan masjid secara swadaya ini. Warga yang juga tiap minggunya menyediakan konsumsi untuk para pekerja ini, mengatakan jika nantinya ia tak perlu jauh lagi untuk salat di masjid.
“Baik sekali kalau ada masjid ini. Untuk kepentingan masyarakat juga toh. Kalau subuh juga biasa takut-takut keluar ke masjid karena jauh. Nanti kalau jadi ini, dekatmi,” kata Syamsiah.
Ia berharap, masjid ini nantinya bisa semakin besar dan berkembang. Supaya anak-anak di sekitar wilayah itu bisa terus mengaji dan rajin salat. Syamsiah juga telah berencana untuk membentuk majelis taklim bersama masyarakat. (nug)
Warga RW 5 Maccini Sombala Swadaya Bangun Masjid
×

